1. Teh Hitam

Teh hitam juga dikenal memiliki manfaat dalam membantu menjaga kadar kolesterol. Minuman ini mengandung polifenol, yakni senyawa tumbuhan yang berperan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), terutama pada orang dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

Tak hanya itu, kandungan polifenol dalam teh hitam juga memberikan berbagai manfaat kesehatan lain. 

Di antaranya membantu mengurangi penyerapan lemak dan gula dalam tubuh sehingga mendukung pengelolaan berat badan, meningkatkan aliran darah serta menjaga tekanan darah tetap stabil, hingga melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif yang berkaitan dengan risiko penyakit kronis.

Baca Juga: 5 Minuman Alami Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Tinggi, Mau Coba?

  1. Teh Jahe

Teh jahe dikenal sebagai minuman hangat yang menenangkan sekaligus bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Lebih dari itu, jahe juga mengandung senyawa aktif yang dapat membantu mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan jantung.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa jahe berpotensi menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta trigliserida, jenis lemak dalam darah yang jika kadarnya tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Untuk menikmatinya, teh jahe bisa dibuat dengan cara sederhana, yakni menyeduh irisan jahe segar dalam air panas. Selain itu, teh ini secara alami bebas kafein, sehingga aman dikonsumsi kapan saja, baik pagi maupun malam hari.

  1. Teh Oolong

Teh oolong merupakan jenis teh populer yang berada di antara teh hijau dan teh hitam, baik dari segi proses maupun cita rasanya. Teh ini dikenal memiliki rasa yang unik dan lembut, serta bisa dinikmati dalam kondisi panas maupun dingin.

Dari sisi kesehatan, teh oolong mengandung katekin dan berbagai polifenol yang berperan dalam membantu menurunkan kadar kolesterol. Senyawa-senyawa ini mungkin bekerja dengan cara menghambat lipase, yaitu enzim yang berperan dalam proses pencernaan lemak, sehingga dapat membantu mengurangi jumlah lemak yang diserap oleh tubuh.