Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi momen yang selalu dinanti para pekerja menjelang hari raya. Berdasarkan aturan pemerintah Indonesia, THR wajib diberikan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya, dalam konteks ini adalah Idulfitri. Jika dikelola dengan baik, dana tambahan yang datang setahun sekali ini tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan Lebaran, tetapi juga bisa menjadi langkah awal membangun kondisi finansial yang lebih sehat.
Salah satu cara memanfaatkan THR adalah dengan mulai berinvestasi. Emas kerap menjadi pilihan karena relatif stabil dan mudah dipahami oleh investor pemula. Bahkan, laporan dari World Gold Council menunjukkan bahwa sekitar 67 persen masyarakat Indonesia memiliki investasi emas dalam berbagai bentuk.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Bicara Soal THR Pegawai Swasta Dipotong Pajak: Kebijakan Dilakukan Secara Adil
Kini, investasi emas juga semakin praktis berkat layanan digital. Melalui fitur eMAS DANA di aplikasi DANA, masyarakat bisa membeli emas digital secara mudah, aman, dan transparan.
Agar THR tidak habis begitu saja, berikut empat tips memulai investasi emas.
1. Tentukan tujuan investasi sejak awal
Langkah pertama adalah mengubah pola pikir bahwa THR bukan sekadar “uang kaget”, melainkan tambahan dana yang perlu direncanakan dengan bijak.
Baca Juga: Manfaatkan THR Lebih Bijak, IKEA Bagikan Cara Bikin Rumah Lebih Fungsional
Salah satu cara sederhana adalah membagi THR ke beberapa pos keuangan. Misalnya, 40 persen untuk kebutuhan hari raya, 30 persen untuk tabungan atau dana darurat, 20 persen untuk investasi, dan 10 persen untuk kebutuhan sosial atau sedekah.
Dari alokasi investasi tersebut, tentukan tujuan yang jelas seperti dana darurat, biaya pendidikan, atau persiapan jangka panjang. Tujuan yang spesifik akan membantu menjaga konsistensi agar emas yang dibeli tidak mudah dicairkan untuk kebutuhan impulsif.
2. Mulai dari nominal kecil agar konsisten
Banyak orang mengira investasi emas membutuhkan modal besar. Padahal, memulai dari nominal kecil justru bisa membantu membangun kebiasaan berinvestasi secara bertahap.
Dengan perkembangan teknologi finansial, investasi emas kini bisa dilakukan secara digital. Melalui fitur eMAS di aplikasi DANA, pengguna dapat membeli emas mulai dari sekitar 0,0001 gram atau setara Rp200-an, menyesuaikan dengan harga emas saat transaksi.
Baca Juga: Strategi Perencanaan Keuangan THR ala Aliyah Natasya
Cara ini memudahkan investor pemula untuk mulai berinvestasi tanpa harus mengganggu kebutuhan utama sehari-hari.
3. Pahami jangka waktu dan pergerakan harga emas
Meski dikenal sebagai instrumen yang relatif stabil dan tahan inflasi, harga emas tetap mengalami fluktuasi. Karena itu, penting bagi investor untuk memahami karakteristik emas dan memantau pergerakan harganya secara berkala.
Secara historis, dalam periode lebih dari lima tahun, harga emas cenderung menunjukkan tren yang positif. Dengan memahami jangka waktu investasi, investor bisa lebih sabar dan tidak mudah panik ketika harga mengalami perubahan.
Melalui fitur eMAS di DANA, pengguna juga dapat melihat tren harga jual dan beli emas dalam berbagai periode, mulai dari satu minggu hingga satu tahun terakhir. Bahkan tersedia notifikasi personal ketika harga emas mencapai target yang diinginkan.
4. Pilih platform investasi yang praktis dan aman
Kemudahan berinvestasi juga harus diimbangi dengan faktor keamanan. Karena itu, penting untuk memilih platform yang tepercaya dan memiliki pengawasan resmi.
Baca Juga: Ini Perbedaan antara Emas Antam, UBS, dan Galeri 24
Fitur eMAS di DANA memungkinkan pengguna membeli emas digital, memantau saldo, hingga melihat riwayat transaksi dengan proses yang cepat dan transparan. Selain itu, tidak ada biaya penyimpanan tambahan.
Transaksi emas digital di platform ini juga berada di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Investasi emas digital di DANA juga dilengkapi perlindungan keamanan serta opsi untuk mencetaknya menjadi emas fisik.
“Kebiasaan berinvestasi bisa dimulai dengan nominal kecil dan dilakukan secara konsisten. Momentum THR adalah saat yang tepat untuk memulainya, salah satunya melalui fitur eMAS di DANA. Aksesnya mudah dan aman, sehingga cocok bagi investor pemula,” ujar Ivan Kusuma, Head of Investment and Insurance DANA.
Ia berharap langkah sederhana ini dapat membantu lebih banyak masyarakat membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat sekaligus mempersiapkan masa depan dengan lebih baik.