Kesehatan pencernaan anak sering kali hanya menjadi perhatian ketika si kecil mengalami diare, sembelit, atau muntah. Padahal, peran saluran pencernaan jauh lebih besar daripada sekadar mengolah makanan. Pencernaan yang sehat ternyata berhubungan erat dengan suasana hati, kualitas tidur, hingga tumbuh kembang anak secara keseluruhan.

Dokter Spesialis Anak, dr. Miza Afrizal Azwir, Sp.A, BMedSci, M.Kes, menjelaskan bahwa saluran pencernaan memiliki hubungan yang sangat erat dengan otak. Bahkan, menurutnya, pencernaan merupakan satu-satunya organ yang dapat berkomunikasi secara langsung dengan otak tanpa banyak perantara.

"Kalau saluran pencernaan mengalami gangguan, efeknya bisa langsung ke mana-mana. Anak bisa menjadi lebih rewel, lebih sering menangis, maunya digendong terus, dan suasana hatinya berubah. Bahkan, kondisi ini juga dapat memengaruhi perkembangan otak karena pencernaan dan otak saling terhubung secara langsung," papar dr. Miza, saat press conference LACTOGROW Digestion Expert Lab, di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, belum lama ini.

Tak hanya memengaruhi mood, kata dr. Miza, gangguan pencernaan juga dapat membuat anak kehilangan nafsu makan akibat perut yang terasa tidak nyaman, kembung, atau begah. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada kualitas tidur anak.

"Kalau perut tidak nyaman, biasanya tidurnya juga terganggu. Anak jadi sering terbangun di malam hari. Padahal, tidur itu sangat penting untuk pertumbuhan tubuh dan perkembangan otak. Ketika kualitas tidur tidak baik, dampaknya bisa sangat luas," kata dr. Miza.

Menurut dr. Miza, masalah pencernaan pada anak bukanlah kondisi yang jarang terjadi. Berdasarkan data yang ada, sekitar satu dari empat anak mengalami gangguan pencernaan dengan berbagai tingkat keparahan.

"Kalau kita bicara pencernaan, berarti kita bicara tentang bagaimana nutrisi masuk dan diserap oleh tubuh. Tantangannya sudah dimulai sejak anak mau membuka mulut, mengunyah, menelan, sampai akhirnya makanan bisa diserap dengan baik," jelasnya.

dr. Miza menambahkan bahwa meskipun anak terlihat makan banyak dan asupan gizinya tampak cukup, gangguan pada saluran pencernaan dapat membuat proses penyerapan nutrisi tidak berjalan optimal.

"Kadang orang tua merasa anak sudah makan banyak, tetapi pertumbuhannya tidak sesuai harapan. Ternyata masalahnya ada pada proses penyerapan nutrisi yang tidak maksimal. Jadi makanan yang masuk seperti hanya numpang lewat saja," ungkap dr. Miza.

Karena itu, kesehatan saluran pencernaan menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan fisik maupun perkembangan kognitif anak.

Baca Juga: Kesehatan Pencernaan Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, LACTOGROW Hadirkan Digestion Expert Lab