Ia pun menyarankan agar peralatan rumah tangga, seperti meja setrika atau area mencuci piring, disesuaikan dengan tinggi badan agar tubuh tetap berada dalam posisi tegak selama bekerja.

"Kalau bisa meja setrikanya lebih tinggi. Atau mungkin saat cuci piring, kalau terlalu rendah itu juga bisa bikin pinggang sakit. Jadi pastikan kerja dalam posisi yang ergonomis. Posisi pinggangnya tegak, meskipun sambil duduk juga posisi duduknya harus tegak," kata dr. Asa.

Tak kalah penting, dr. Asa mengingatkan agar tidak mengabaikan peregangan sebelum, selama, maupun setelah beraktivitas. Menurutnya, stretching membantu mengurangi ketegangan otot sekaligus mencegah cedera akibat gerakan berulang.

"Stretching dulu sebelum mulai, di tengah-tengah kerja, dan di akhir kerja. Stretching-nya tergantung bagian tubuh yang dipakai. Kalau berdiri lama, stretching pinggang. Kalau banyak menggunakan tangan, stretching pergelangan tangan. Paling tidak 10 menit sebelum mulai. Kalau sudah lebih dari satu jam atau satu setengah jam bekerja, stretching lagi sekitar lima menit," paparnya.

Di antara seluruh langkah tersebut, dr. Asa menyebut bahwa istirahat tetap menjadi faktor terpenting untuk menjaga kesehatan tulang dan sendi.

Menurutnya, memberikan waktu bagi tubuh untuk berhenti sejenak dapat membantu proses pemulihan otot sekaligus mengurangi risiko cedera karena penggunaan berlebihan.

"Nomor satu yang paling penting biar nggak kena penyakit tulang dan sendi adalah istirahat. Jadi bapaknya disuruh kerja gantian," tutup dr. Asa sambil berkelakar.

Baca Juga: Sering Bangun Tidur Malah Badan Terasa Sakit? Dokter Orthopedi Ungkap Penyebabnya