Paparan sinar matahari di pagi hari membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang mengendalikan siklus tidur dan bangun. Saat ritme sirkadian terjaga dengan baik, kualitas tidur pun cenderung lebih optimal. Sebaliknya, gangguan pada ritme sirkadian diketahui berkaitan dengan meningkatnya kadar protein C-reaktif (CRP), yakni salah satu penanda peradangan dalam tubuh.
Tak hanya itu, sinar matahari pagi juga membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami. Vitamin ini dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.
Baca Juga: Rutinitas Pagi Jeff Bezos Diungkap Sang Istri, Ternyata Selalu Minum Ini Sebelum Mulai Bekerja
Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang cukup berkaitan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit metabolik, penyakit kardiovaskular, hingga gangguan autoimun.
-
Nikmati Secangkir Kopi atau Teh
Secangkir kopi atau teh pagi tidak hanya memberikan dorongan kafein, tetapi juga dapat mendukung respons peradangan tubuh.
Kedua minuman ini kaya akan antioksidan, senyawa yang membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan. Teh hijau, misalnya, mengandung beberapa antioksidan, yang menurut penelitian membantu menurunkan peradangan.
Kopi juga memiliki peran penting di sini. Kopi merupakan salah satu sumber antioksidan terbesar dalam diet banyak orang dan kaya akan polifenol yang telah dikaitkan dengan pengurangan peradangan.
Semoga bermanfaat, ya!