Growthmates, jerawat memang identik muncul di wajah. Namun, tak sedikit orang yang pernah merasakan munculnya benjolan kecil di telinga, baik di bagian luar, belakang telinga, maupun di dalam liang telinga. Meski ukurannya kecil, jerawat di area ini sering kali terasa lebih nyeri karena letaknya yang sensitif.

Tak heran, banyak orang langsung mengira benjolan tersebut adalah bisul atau infeksi. Padahal, kondisi tersebut bisa saja merupakan jerawat. Lantas, apa sebenarnya yang membuat jerawat bisa tumbuh di telinga?

Penyebab Jerawat di Telinga

Pada dasarnya, jerawat di telinga terbentuk melalui proses yang sama seperti jerawat di wajah. Penyebab utamanya adalah penyumbatan folikel rambut oleh minyak alami (sebum) dan sel kulit mati. Ketika sumbatan ini terjadi, bakteri lebih mudah berkembang sehingga memicu peradangan.

Baca Juga: Bolehkah Atasi Jerawat dengan Pasta Gigi?

Salah satu bakteri yang berperan adalah Cutibacterium acnes atau C. acnes. Meski sering dikaitkan dengan jerawat, bakteri ini sebenarnya merupakan bagian normal dari kulit manusia. Bakteri tersebut hidup di berbagai bagian tubuh, termasuk liang telinga bagian luar.

Menukil dari laman Health, jerawat di telinga dapat muncul sebagai benjolan putih atau kuning yang menonjol dan mungkin memiliki dasar merah. Penumpukan sebum dan sel kulit mati di liang telinga atau tulang rawan dapat menyebabkan bakteri C. acnes berkembang biak, sehingga menimbulkan respons peradangan yang mengakibatkan timbulnya jerawat atau wabah jerawat di telinga.