Growthmates, perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) semakin mendorong perubahan besar dalam dunia bisnis, termasuk dalam cara perusahaan membangun hubungan dengan pelanggan.

Melihat kebutuhan tersebut, transcosmos Indonesia (TCID) resmi meluncurkan trans-AI Chat, sebuah solusi customer engagement berbasis Generative AI dan Large Language Model (LLM) yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih natural, personal, dan efisien.

Peluncuran ini menjadi bagian dari perayaan perjalanan 13 tahun transcosmos Indonesia sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital layanan pelanggan di Indonesia.

Berdasarkan survei 'The State of AI' dari McKinsey pada 2025, sebanyak 88 persen perusahaan telah mengadopsi AI setidaknya dalam satu fungsi bisnis, meskipun sebagian besar masih berada dalam tahap awal implementasi.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa AI kini menjadi salah satu teknologi utama yang mulai membentuk strategi operasional perusahaan di berbagai industri.

Menjawab tren tersebut, trans-AI Chat hadir untuk mengatasi keterbatasan chatbot konvensional yang umumnya hanya bekerja berdasarkan skrip dan alur percakapan yang sudah ditentukan sebelumnya.

Dengan teknologi LLM, solusi ini mampu memahami konteks percakapan, mengenali maksud pelanggan, serta menghasilkan respons yang lebih dinamis seperti interaksi dengan manusia.

Melalui kemampuan Generative AI, perusahaan dapat menghadirkan layanan pelanggan yang lebih adaptif dan berbasis data. Sistem ini memungkinkan otomatisasi berbagai kebutuhan, mulai dari pengiriman pesan tindak lanjut (AI Follow-up Message Automation), pemberian informasi status pesanan, hingga rekomendasi produk berdasarkan riwayat interaksi pelanggan.

Selain itu, trans-AI Chat dilengkapi dengan fitur AI Evaluation yang membantu memastikan setiap respons tetap akurat, konsisten, dan sesuai dengan basis pengetahuan perusahaan. Fitur Unknown Keyword Detection juga memungkinkan sistem mengenali pertanyaan atau topik baru yang belum dapat dijawab, sehingga perusahaan dapat terus memperbarui pengetahuan AI agar semakin relevan.

Dimas Aditama, selaku General Manager IT Solution transcosmos Indonesia, menjelaskan bahwa inovasi ini dikembangkan untuk menjawab tantangan perusahaan dalam menjaga kualitas layanan pelanggan di tengah meningkatnya kebutuhan interaksi digital.

“Kami melihat banyak perusahaan mengalami kendala dalam menjaga kepuasan pelanggan karena beberapa batasan yang ada pada chatbot konvensional. Dengan trans-AI Chat, kami tidak hanya menyelesaikan masalah operasional, tetapi juga memberikan solusi yang bisa belajar secara mandiri untuk menghasilkan interaksi yang jauh lebih humanis,” terang Dimas, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga: 11th Anniversary: Transcosmos Indonesia Hadirkan Solusi Customer Experience dengan Manfaatkan Teknologi AI