Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) periode 2016–2019, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong, mengingatkan adanya potensi risiko ekonomi yang perlu diwaspadai Indonesia.

Ia menilai, kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya krisis ekonomi hingga hiperinflasi bukan sesuatu yang berlebihan, mengingat berbagai persoalan nasional saat ini mulai menumpuk.

Menurut Tom, sejumlah tantangan yang dihadapi Indonesia tidak hanya berkaitan dengan sektor ekonomi, tetapi juga energi, kelistrikan, hingga bencana alam. Jika berbagai persoalan tersebut terus berakumulasi tanpa penanganan yang memadai, bukan tidak mungkin kapasitas sistem nasional akan terlampaui.

Pernyataan tersebut disampaikan Tom dalam perbincangan bersama Rory Asyari yang dikutip dari akun Instagram @room.4improvement, Jumat (6/11/2026).

Dalam perbincangan itu, Tom ditanya mengenai kekhawatirannya terhadap kemungkinan pemimpin tertinggi negara membawa Indonesia ke situasi ekonomi yang menyerupai pengalaman Brasil dan Amerika Serikat, yang dalam pertanyaan tersebut dikaitkan dengan hiperinflasi hingga keruntuhan ekonomi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Tom mengakui bahwa skenario semacam itu patut menjadi perhatian. Ia melihat, berbagai faktor risiko yang dihadapi Indonesia semakin bertambah dan mulai terjadi secara bersamaan.

"Saya kira tidak berlebihan ya kalau kita mulai khawatir mengenai skenario seperti itu. Satu lagi, faktor-faktor yang menjadi tantangan itu mulai numpuk," ungkap Tom.

Baca Juga: Lebih Dekat dengan Tom Lembong, Ekonom Ulung di Balik Pidato-pidato Fenomenal Jokowi