Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh melontarkan pernyataan yang cukup mencuri perhatian saat menghadiri penutupan Kongres II dan peringatan HUT ke-15 Garda Pemuda Partai NasDem di Ancol, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Menurutnya, masa depan Indonesia tidak lagi bisa disandarkan kepada generasi yang telah memasuki usia lanjut.
Bahkan, Surya secara terbuka menyebut dirinya termasuk dalam kelompok yang tak seharusnya lagi menjadi tumpuan harapan bangsa.
"Bangsa ini tidak boleh berharap kepada orang-orang seperti saya lagi dalam kurun usia yang cukup sudah lanjut, tapi orang-orang muda," kata Surya dalam pidatonya yang dikutip Olenka pada Jumat (24/07/2026).
Baca Juga: Mengenal Sosok dan Perjalanan Karier Ketua Partai NasDem, Surya Paloh
Pendiri Partai NasDem itu menilai, Indonesia perlu memberi ruang yang lebih besar bagi generasi muda untuk mengambil peran penting, termasuk dalam kepemimpinan dan pengambilan kebijakan. Sebab, menurutnya, anak muda merupakan aktor utama yang akan menentukan arah perjalanan bangsa di masa mendatang.
Surya mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam saja tidak cukup untuk membawa Indonesia menjadi negara maju. Kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, dinilai jauh lebih menentukan dalam menghadapi persaingan global.
Ia pun mendorong partai politik dan berbagai institusi untuk serius menjalankan regenerasi kepemimpinan dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada kaum muda.
Baca Juga: Minta Jokowi Contoh SBY, Anak Buah Surya Paloh: Nikmati Pensiun, Jangan Ribut Politik
"Maka adalah sewajarnya partai memerlukan berbagai upaya dan kebijakan mentransformasi regenerasi, memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada orang muda," ujarnya.
Menurut Surya, generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan bangsa. Mereka harus berani mengambil peluang, memimpin, dan merebut masa depan mereka sendiri.
"Masa depan Indonesia tergantung daripada kemampuan orang muda untuk merebut masa depan itu sendiri," tegasnya.
Pernyataan Surya Paloh ini sekaligus menjadi refleksi mengenai pentingnya regenerasi di tengah dinamika politik nasional. Di hadapan kader muda NasDem, ia menegaskan bahwa sudah saatnya tongkat estafet kepemimpinan berpindah ke tangan generasi berikutnya.