Selain sukses menjadi politisi, Surya Dharma Paloh atau yang lebih dikenal sebagai Surya Paloh juga sukses membangun kerajaan bisnisnya lewat Media Group. Ketua Umum Partai NasDem ini terkenal sebagai tokoh utama yang memperjuangan kebebasan pers. Kini, ia terkenal sebagai salah satu bos media terbesar di Indonesia.
Pria kelahiran Banda Aceh pada 16 Juli 1951 ini besar di Pulau Sumatera. Dia tercatat menyelesaikan pendidikan tingginya di Medan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Sumatera Utara pada 1975. Perjalanannya di Jakarta dimulai saat Paloh menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1977. Dia tercatat menjadi anggota MPR selama dua periode sejak 1977 hingga 1987. Di sini pulalah, Paloh turut membesarkan bisnisnya.
Baca Juga: Pohon Keluarga Surya Paloh dalam Kerajaan Bisnis Media Group
Bermula pada tahun 1986, Surya Paloh mulai merintis media massa pertamanya bernama Harian Prioritas. Sayangnya, perusahaan ini mengalami kendala pada masa orde baru saat Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) Harian Prioritas dicabut. Pada tahun 1987, Paloh mulai mengakusisi sejumlah media seperti Media Indonesia dan majalah Vista TV setahun selanjutnya. Pada tahun 1989, bersama dengan Drs. T. Yously Syah, Paloh mengelola koran Media Indonesia serta memboyongnya ke Gedung Prioritas.
Tidak hanya di Jakarta, Paloh juga membangun bisnis medianya di berbagai daerah dengan menerbitkan sepuluh penerbitan di daerah, termasuk Harian Atjeh Post dan Harian Yoga Pos. Saat ini, selain media, bisnis suami Rosita Barak juga merambah sektor properti hingga investasi.
Bisnis Media Group
Mengutip laman resminya yang terakhir diperbaharui pada tahun 2021, bisnis Media Group terbagi ke dalam empat bidang, yakni news, food industry & services, hospitality, dan investment. Dalam bidang news (media), Media Group memiliki beberapa anak perusahaan, yakni Metro TV, Media Indonesia, Lampung Post, Medcom.id, IDM, MTI, METROTVNEWS.COM, Media Academy, Sai Radio, Digital Marketing Agency, Magna Channel, BN TV, MG Radio Network, Metro Globe Network, dan Suma.id.
Sementara itu, di bidang food industry & services, Media Group membangun Indocater pada tahun 1978. Selain Indocater, perusahaan yang tergabung dalam Media Group meliputi PT Dunia Daging Food Industri (DDFI), Indomaint Karya Utama, PT Plasma Usaha Mitra Selaras (PUMS), serta DPL Security Services.
Selanjutnya, di bidang hospitality, Media Group menaungi sejumlah properti, seperti Intercontinental Bali Resort, The Papandayan, The Media Hotel & Towers, serta MeTrip. Sementara itu, Media Group Investment memiliki lingkup usaha beragam mulai dari marmer melalui PT Pusaka Marmer Indahraya (PUMARIN), emas melalui PT Emas Mineral Murni, minyak dan gas melalui PT Surya Energi Raya, PT Bumi Langit Biru, serta Inti Murni Kencana.
Sebagai tambahan informasi, Media Group milik Surya Paloh juga menjalankan kepedulian sosial melalui Media Group Peduli yang meliputi Media Group Foundation, Sukma Foundation, Eagle Institute Indonesia, serta Surya Edukasi Bangsa Foundation.