Pegiat media sosial Jhon Sitorus memuji habis-habisan eks Menteri Keuangan RI Sri Mulyani yang kariernya kian melejit bersama Bank Dunia setelah didepak Presiden Prabowo Subianto dari Kabinet Merah Putih pada 2025 lalu.
Pujian itu dilontarkan Jhon Sitorus setelah Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi) itu ditunjuk menjadi Ketua Bersama Asosiasi Independen Pembangunan Internasional (IDA) Bank Dunia beberapa hari lalu.
Baca Juga: Didepak Prabowo, Sri Mulyani Kini Dapat Jabatan Mentereng di Bank Dunia
"Yang direndahkan di negara sendiri, kini diberi amanah yang jauh lebih besar pada level dunia," kata Jhon Sitorus dalam sebuah cuitan di akun X pribadinya dilansir Olenka.id Jumat (7/8/2026).
Penunjukan Sri Mulyani sebagai Ketua Bersama Asosiasi Independen Pembangunan Internasional (IDA) membuat berbagai tuduhan miring serta fitnah yang dulu dialamatkan kepadanya secara otomatis gugur. Berbagai narasi tak mengenakan yang pernah menghantamnya mental dengan sendirinya, reputasi Sri Mulyani tetap mentereng di mata dunia.
"Perlahan-lahan, fitnah yang dituduhkan ke beliau rontok sendirinya," ujarnya.
Jhon Sitorus lantas membandingkan capaian Sri Mulyani dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dia mengatakan ketika Sri Mulyani mengangkasa, Purbaya justru belum bisa berbuat apa-apa, justru sebaliknya ekonomi Indonesia di era Purbaya malah anjlok tak karuan, mulut manis Purbaya yang berjanji memperbaiki ekonomi negara ini malah belum terbukti sampai sekarang.
"Terbukti, Purbaya cuma bisa omon-omon. Dia ditenggelamkan oleh janji manisnya sendiri," ujarnya.
Bagi Jhon Sitorus, kelas Sri Mulyani memang tidak bisa dibandingkan dengan Purbaya, capaian keduanya terlampau timpang untuk disandingkan.
"Selamat bu Sri Mulyani, kelas anda memang bukan mengurusi 1 negara lagi tetapi lintas negara di dunia," pungkas Jhon Sitorus.
Diberitakan sebelumnya, RI Sri Mulyani kembali mendapat kepercayaan dari Bank Dunia. Tidak main-main aa didaulat menjadi Ketua Bersama Independen Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA) dalam proses pengisian kembali pendanaan atau replenishment ke-22 (IDA22).
Menjabat Ketua Bersama Independen Asosiasi Pembangunan Internasional di Bank Dunia, tugas Sri Mulyani memang tidak ringan, ia bertanggung jawab penuh dalam menghimpun dukungan kebijakan dan pendanaan bagi negara-negara termiskin di dunia bersama Paschal Donohoe, Managing Director sekaligus Chief Knowledge Officer Grup Bank Dunia.
Baca Juga: Roy Suryo Jangan Jadi Pengecut, Camkan Itu!
"Sri Mulyani akan memimpin bersama proses replenishment IDA22 dengan Paschal Donohoe, Managing Director sekaligus Chief Knowledge Officer Grup Bank Dunia," tulis Bank Dunia dalam keterangan resminya dilansir Rabu (6/8/2027).