Semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini kembali digaungkan dalam peringatan Hari Kartini tahun ini. Shopee Indonesia bersama 5 mitra logistiknya, seperti Anteraja, JNE, Pos Indonesia, SiCepat, dan SPX Express, menggelar pelatihan digital bagi puluhan kurir dan karyawan perempuan.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus UMKM Shopee Jakarta ini mengusung tema 'Siap Bersaing di Era Perubahan bersama Mitra Logistik'.

Tujuannya jelas, yakni membekali perempuan dengan keterampilan digital agar mampu meningkatkan kemandirian ekonomi di tengah pesatnya transformasi digital.

Data Badan Pusat Statistik (2025) mencatat, lebih dari 37 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Angka ini menunjukkan besarnya kontribusi perempuan sebagai penggerak ekonomi sekaligus potensi yang masih dapat terus dikembangkan melalui penguatan literasi digital.

Director of Business Partnership Shopee Indonesia, Daniel Minardi, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan.

“Semangat Kartini kami wujudkan melalui langkah nyata dengan membuka akses pelatihan, pendampingan, dan peluang penghasilan bagi perempuan di ekosistem Shopee. Bersama mitra logistik, kami memastikan para peserta tidak hanya memahami dasar digital, tetapi juga mampu langsung memulai dan mengembangkan usaha, menciptakan sumber pendapatan baru, dan berkontribusi pada ketahanan ekonomi keluarga,” ungkap Daniel, dikutip Kamis (23/4/2026).

Pelatihan ini mencakup berbagai materi praktis, mulai dari membuka usaha sebagai penjual di Shopee, menjadi kreator melalui program Shopee Affiliate, hingga memanfaatkan peluang usaha ritel lewat Mitra Shopee.

Harapannya, para peserta dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk menciptakan sumber penghasilan tambahan.

Dukungan juga datang dari para mitra logistik. Business Development and Partnership Division Head JNE, Mayland H. Prasetyo, menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dalam konteks keluarga.

“Kami percaya bahwa pemberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Melalui pelatihan ini, kurir perempuan kami tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki kecakapan digital untuk menciptakan peluang bisnis mandiri yang dapat menambah penghasilan keluarga. Kami berterima kasih kepada Shopee yang telah menginisiasi pelatihan yang membawa semangat peringatan Hari Kartini,” terangnya.

Senada dengan itu, VP Growth & Customer Experience Anteraja, Sebastianus Waryanto, menilai literasi digital sebagai kebutuhan utama saat ini.

“Literasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan bagi masyarakat untuk terus produktif di era digital. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini yang telah memberikan akses bagi para kurir perempuan Anteraja untuk memahami ekosistem e-commerce secara mendalam, sehingga mereka bisa membantu memperkuat ekonomi keluarga,” kata Sebastianus.

Baca Juga: Shopee dan Kemenekraf Latih 2.500 Ibu Rumah Tangga dan Anak Muda Jadi Pelaku Ekonomi Digital