Dari sisi Pos Indonesia, Senior Vice President Retail Business, Helly Siti Halimah, melihat pelatihan ini sebagai langkah inklusif membuka peluang.
“Sejalan dengan Shopee, kami ingin memastikan bahwa setiap individu dalam komunitas kami memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Kami harap pelatihan keterampilan digital ini bisa turut mendorong peluang ekosistem digital semakin terbuka lebar dan inklusif. Ini bukan sekadar pelatihan, melainkan upaya memberikan kesempatan yang adil bagi mereka untuk meraih kesuksesan di era digital,” ujarnya.
Sementara itu, Commercial & External Affair Director SiCepat, Imam Sedayu Pusponegoro, menyoroti kemudahan akses ekonomi melalui teknologi.
“Platform digital telah memperkecil hambatan bagi perempuan untuk melakukan kegiatan produktif yang menghasilkan manfaat ekonomi. Melalui pelatihan ini, kami harap peserta dapat lebih menguasai teknologi digital secara lebih mendalam sebagai bekal untuk tumbuh lebih kompetitif dan membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga,” ucapnya.
Tak berhenti di situ, dukungan serupa disampaikan Direktur Operasional Bisnis SPX Express, Harry Akbar.
“Kami memahami pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi saat ini, termasuk bagi rekan kurir di SPX Express. Kegiatan hari ini yang dikolaborasikan bersama Shopee diharapkan bisa memberikan manfaat bagi kurir untuk meningkatkan keterampilan digital ke depannya,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang pelatihan. Riska Kurniasari, kurir Anteraja asal Jakarta Timur, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru.
“Dari pelatihan tadi saya dapat pengetahuan-pengetahuan baru soal peluang-peluang sumber pendapatan dari platform digital, selain berjualan di Shopee bisa jadi Affiliate dan Mitra Shopee juga. Kalau saya sendiri tertarik untuk coba jadi Shopee Affiliate untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Menarik juga bisa buat konten-konten di media sosial di sela waktu kerja,” tuturnya.
Hal serupa diungkapkan Novia Rahmadani, kurir perempuan dari Pos Indonesia.
“Banyak hal baru yang saya pelajari tadi mulai dari gimana caranya jadi Mitra Shopee sampai Shopee Affiliate. Materinya mudah dipahami apalagi sebelumnya saya sendiri memang sudah mulai coba-coba buat konten untuk affiliate. Lewat pelatihan hari ini, jadi lebih paham apa saja yang bisa saya tingkatkan untuk menjadi kreator affiliate, seperti lebih konsisten untuk membuat konten tiap harinya, membagikan link produk, dan rutin mengevaluasi performa affiliate secara mandiri,” pungkas Novia.
Sebagai informasi, pelatihan ini sendiri difasilitasi oleh pelatih Kampus UMKM Shopee Kelas Online yang telah terakreditasi BNSP, memastikan materi yang diberikan relevan dan aplikatif.
Melalui kolaborasi ini, Shopee dan para mitra logistik tidak hanya merayakan Hari Kartini secara simbolis, tetapi juga menghadirkan langkah konkret dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar penting ketahanan ekonomi keluarga di era digital.