Growthmates, banyak orang menganggap kemampuan otak sebagai sesuatu yang sudah ditentukan sejak lahir. Padahal, menurut ilmu neurosains, otak memiliki kemampuan untuk terus berubah dan beradaptasi sepanjang hidup. Kemampuan ini dikenal sebagai neuroplasticity atau plastisitas otak.
Content Creator dan Podcaster yang berfokus pada pengembangan kebiasaan harian, manajemen waktu, serta produktivitas, Ninda Ferda Ardikha atau yang dikenal sebagai Ninda Fer, mengatakan, setiap orang sebenarnya bisa "melatih" atau membentuk kembali cara kerja otaknya melalui kebiasaan yang dilakukan setiap hari.
"Otak kita itu plastis. Dia bisa berubah kapan saja. Dan hal paling menarik yang aku pelajari dari neuroscience adalah, otak bisa dibentuk lewat kebiasaan yang kita ulang setiap hari," papar Ninda, dalam sebuah video sebagaimana Olenka kutip dari laman Instagram pribdinya, Jumat (24/7/2026).
Sebagai informasi, saat ini Ninda sendiri tengah menempuh pendidikan magister di bidang neuroscience setelah memiliki pengalaman bekerja selama 15 tahun di dunia korporat.
Dari pembelajarannya, ia membagikan tiga cara sederhana yang dapat membantu seseorang membangun pola pikir dan kebiasaan yang lebih sehat.
1. Selektif terhadap Apa yang Dikonsumsi Otak
Menurut Ninda, proses membentuk otak dimulai dari berbagai informasi yang dikonsumsi setiap hari. Bukan hanya makanan, tetapi juga konten digital, percakapan, hingga cara seseorang berbicara kepada dirinya sendiri.
"Otak akan membentuk dirinya sendiri dari apa yang paling sering kamu ulang setiap hari. Dari konten yang kamu tonton, orang-orang yang kamu follow, podcast yang kamu dengarkan, sampai cara kamu berbicara kepada diri sendiri. Kalau mayoritasnya negatif dan tidak punya arah, ya otakmu akan ikut ke sana juga," jelasnya.
Sebaliknya, ketika seseorang mulai mengganti berbagai masukan tersebut dengan hal-hal yang lebih positif dan berkualitas, otak perlahan akan membangun pola pikir yang berbeda.
"Kalau kamu ganti dengan input yang lebih berkualitas, baik dari konten, obrolan, maupun cara kamu berbicara kepada diri sendiri, otakmu juga akan mulai mengikuti ke arah yang lebih baik," kata Ninda.
Baca Juga: Psikologi Ungkap 3 Cara Melatih Otak Agar Lebih Disiplin dan Sukses