Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendesak Kejaksaan Agung  (Kejagung) untuk menggeledah rumah eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

Rumah mewah itu belum sempat digelah ketika kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret bersangkutan masih ditangani Polri. Bahkan rumah itu sempat dijaga ketat pasukan TNI ketika Polri menggeledah sejumlah tempat termasuk rumah Febrie yang berada di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat yang berujung pada penyitaan uang tunai ratusan miliar dan emas batangan 74 Kilogram. 

Baca Juga: Jangan Terkecoh! Penahanan Febrie di Rutan KPK Hanya Gimik

“Wajib hukumnya untuk digeledah karena sejak awal sudah hendak digeledah Polri," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman dilansir Senin (27/7/2026). 

Penggeledahan rumah mewah Febrie di kawasan Kebayoran Baru Bonyamin sebagai sebuah langkah penting untuk meyakinkan publik bahwa penanganan perkara tersebut dilakukan secara transparan dan tuntas.

Sebaliknya, jika tak ada penggeledahan, maka publik semakin pesimis terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan Kejagung.

"Jika tidak ada aset yang ditemukan maka Penyidik Kejagung segera menerapkan pasal halangi penyidikan karena diduga ada upaya hilangkan barang bukti," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Febrie Adriansyah kini telah di tahan di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (24/7/2026) setelah ditetapkan menjadi tersangka  TPPU terkait temuan emas 74 kilogram dan uang tunai Rp543 miliar di rumah sentul.

Ketua Tim 9 sekaligus Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Pengawasan, Rudi Margono mengatakan dugaan TPPU itu dilakukan oleh Febrie sebagai jaksa atau pejabat struktural selama dia bertugas di Kejaksaan.

Selain itu, Febrie juga terjerat dalam tiga perkara lain di Kejagung. Perkara pertama berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi untuk PT Krakatau Steel. Kedua, berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan batu bara PLTU untuk PLN yang mengakibatkan Blackout.

Baca Juga: Sutrimo Mantan Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Penyebab Kematian Masih Misterius

Terakhir yakni Sprindik terkait dugaan korupsi dalam perkara PT ASABRI. Dalam perkara ini, Febrie juga telah ditetapkan sebagai tersangka bersama pihak swasta Don Ritto.