Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya bersama jajaran menteri memilih fokus bekerja untuk rakyat, meski berbagai program pemerintah yang dijalankan secara bersamaan memiliki risiko politik.

Prabowo mengatakan, setiap keputusan memang memiliki risiko. Namun, menurutnya, risiko tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus dihadapi ketika pemerintah menjalankan program yang dinilai dibutuhkan masyarakat.

“Bagi saya dan tim saya dan menteri-menteri saya, risiko ada, tapi saya percaya dengan evidence dan kebenaran,” ujar Prabowo saat berdialog dengan sejumlah jurnalis senior, pimpinan media dan pakar di Hambalang, Bogor.

Prabowo mengaku, tidak ingin terlalu sibuk memikirkan konsekuensi politik dari setiap kebijakan. Baginya, pemerintah memiliki pekerjaan yang harus segera diselesaikan.

Baca Juga: Prabowo Blak-blakan soal Mentan Amran: Awalnya Saya Gak Kenal, Dia Bukan Partai Saya

Terlebih, sejumlah program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, swasembada pangan hingga swasembada energi dijalankan dalam waktu yang berdekatan.

Prabowo mengatakan keputusan untuk bergerak cepat bukan semata-mata berkaitan dengan pencapaian politik. Ia menilai kebutuhan masyarakat tidak bisa menunggu terlalu lama.

“Orang lapar itu nggak bisa nunggu lama,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah memang harus berani mengambil risiko selama kebijakan yang dijalankan memiliki dasar dan ditujukan untuk kepentingan masyarakat.

Kemudian, Prabowo menegaskan kembali posisi dirinya sebagai presiden yang memiliki mandat untuk bekerja bagi rakyat.

“Saya bekerja untuk rakyat, saya disumpah. Menurut saya ini keyakinan,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Prabowo saat Ditanya Soal Risiko Politik: Orang Lapar Gak Bisa Nunggu Lama

Soal apakah kerja pemerintah nantinya akan berujung pada dukungan masyarakat, Prabowo menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada rakyat.

“Nanti pada saatnya rakyat yang akan memutuskan apakah saya dikasih mandat lagi atau tidak,” tuturnya.

Karena itu, Prabowo memilih tidak larut dalam perhitungan politik. Ia mengatakan dirinya bersama para menteri akan terus bekerja menjalankan program pemerintah.

“Jadi bagi saya, yang penting saya kerja. Kita kerja,” pungkasnya.