Mendiang Ciputra sempat menyampaikan resep membangun usaha yang sukses, rumus warisan salah satu konglomerat Indonesia itu ditinggalkan buat generasi muda yang baru memulai usaha. Sederhana, tetapi itu manjur apabila diaplikasikan dengan benar dan sungguh-sungguh.  

Ketika memulai usaha, hal pertama yang mesti ditimbang baik-baik adalah bagaimana masa depan bisnis sedang digarap, seorang wirausaha kata Ciputra mesti memperhitungkan secara matang rencana jangka panjang dari usaha yang dijalankan. 

Baca Juga: Kerajaan Bisnis Ciputra Group yang Didirikan Sang Maestro Properti 'Pak Ci'

Visi harus jelas jangan sampai usaha tersebut justru terjebak dalam ruang lingkup yang sempit selama bertahun-tahun, jika itu terjadi maka usaha itu sudah bisa dipastikan tak berkembang. Baginya visi adalah fondasi paling dasar untuk menentukan arah dan masa depan sebuah usaha, tanpa visi yang jelas sebuah usaha lebih sering menemui jalan buntu. 

“Yang pertama apa? Ya envision (memiliki visi) anda harus punya pandangan, punya sisi yang hebat, yang jauh ke depan, yang mendalam, yang tinggi,” ujar Ciputra sebagaimana dilansir Olenka.id Selasa (21/4/2026), 

Meski begitu, untuk memulai usaha modal visi yang bagus saja tidak cukup, butuh keberanian untuk menjajaki lebih jauh hal tersebut, dari sini seorang pengusaha mesti mengeksplorasi ide-ide bisnis yang telah dibuat, semuanya harus digodok dengan matang sebelum lanjut ke tahap berikutnya. 

Terakhir adalah soal eksekusi, seluruh ide bisnis yang telah dikonsep matang mesti diterapkan dengan segala perhitungan matang. Penuh kehati-hatian untuk meminimalkan risiko.

“Nah itulah the beauty of entrepreneurship. The art of entrepreneur. The essence of entrepreneur. The life, the soul, the spirit of entrepreneurship,” ujarnya.

Bagi Ciputra menjadi entrepreneur bukan sekadar mencari keuntungan buat diri sendiri, lebih dari itu entrepreneur punya tanggung jawab moral untuk ikut meningkatkan taraf hidup orang lain di sekitarnya teramsuk turut serta membangun bangsa. 

Di sisi lain ia memandang entrepreneur sebagai individu  merdeka, mereka adalah pribadi mandiri yang tak bergantung pada orang lain. Baginya entrepreneur adalah  jalan hidup paling independen. 

“Mereka tidak menjadi pengemis dari orang lain dan  mereka berjuang sendiri. Mereka ingin mandiri. Dan sekarang, mereka ingin juga menciptakan kerja. Buat mereka sendiri, dan juga untuk bangsa Indonesia. Mereka mempunyai cita-cita bahwa mereka tidak mau menjadi pekerja. Mereka ingin menciptakan pekerjaan untuk orang lain,” ujarnya. 

Baca Juga: Hunian Terjangkau Kota Satelit Berbasis TOD, Ciputra Group Tawarkan Citra Maja City

“Nah inilah yang saya harapkan, kalau saya sanggup, anda juga bisa sanggup.  Saya doakan, supaya Tuhan menyertai anda semua. Sekarang sampai selama-lamanya sampai Anda berhasil,” pungkasnya.