Kecelakaan kereta api terjadi secara beruntun dalam satu pekan belakangan ini. Rentetan kecelakaan itu menewaskan setidaknya 21 orang.
Peristiwa ini membuat publik khawatir sekaligus mempertanyakan sistem keamanan dan keselamatan perkeretaapian Tanah Air.
Dalam sepekan belakangan ini ada tiga insiden kecelakaan kereta yang terjadi di beberapa tempat seperti di Blitar, Grobogan dan yang paling menyita perhatian sekaligus menjadi yang paling memilukan adalah yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada awal pekan lalu.
Berikut rangkaian peristiwa kecelakaan kereta api yang terjadi dalam sepekan terakhir:
-
KA Argo Bromo Anggrek vs KRL
Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL commuter line di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 menjadi insiden paling memilukan.
Peristiwa tabrakan dua kereta api itu merenggut 16 nyawa dan melukai puluhan orang lainnya. Kejadian itu menjadi isu nasional yang disorot berbagai kalangan.
Baca Juga: Profil Bobby Rasyidin, Dirut KAI yang Sedang Jadi Sorotan
Peristiwa ini bermula dari tabrakan antara KRL jurusan Cikarang–Angke dengan sebuah taksi yang mogok di perlintasan sebidang. Insiden awal ini membuat rangkaian KRL lainnya terhenti di Stasiun Bekasi Timur.
Tak lama berselang, sekitar pukul 20.57 WIB, KA Argo Bromo Anggrek melaju dan menghantam KRL yang sedang berhenti tersebut. Benturan keras tak terhindarkan, menyebabkan gerbong ringsek dan memicu kepanikan.
-
KA Dhoho relasi Kertosono–Malang VS Mobil Truk
Hanya sehari setelah kecelakaan mengerikan di stasiun Bekasi Timur, kecelakaan KA kembali terjadi di Blitar, Jawa Timur.
Peristiwa itu melibatkan KA Dhoho relasi Kertosono–Malang yang menabrak mobil truk yang terperangkap di perlintasan sebidang Jalur Blitar–Garum.
Truk tersebut diduga nekat melintas meski sirene peringatan telah berbunyi. Saat palang pintu hendak ditutup, kendaraan itu justru mogok, sehingga menghalangi jalur kereta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meski kerusakan material cukup signifikan.
-
KA Bromo Anggrek VS Mobil
Pada 1 Mei 2026 KA Bromo Anggrek kembali terlibat kecelakaan, kali ini kereta api tersebut menabrak sebuah mobil yang mengangkut sembilan orang di perlintasan tanpa palang. Peristiwa ini terjadi di Grobogan, Jawa Tengah sekitar pukul 02.52 WIB.
Mobil tersebut diduga mati mesin saat berada di atas rel. Nahas, pada saat bersamaan, kereta api melintas di jalur yang sama. Tabrakan keras membuat mobil terpental sejauh 20 meter, menghantam tiang, lalu terlempar ke area persawahan. Lima orang dinyatakan meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Bekasi Timur Masuk Tahap Penyidikan, Bagaimana Sikap KAI?
Rentetan kecelakaan ini menjadi peringatan keras akan pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan kereta api serta peningkatan sistem pengamanan. Tanpa perbaikan menyeluruh, potensi tragedi serupa masih terus mengintai.