Sederet Bisnis Robert Kuok

Di bawah payung Kuok Group, kerajaan bisnis Robert Kuok berkembang pesat ke berbagai sektor strategis di Asia dan dunia.

Dilansir dari MySinchew, sejumlah perusahaan besar yang terkait dengan konglomerasi ini antara lain Wilmar International yang dikenal sebagai raksasa agribisnis dan produsen minyak kelapa sawit global, PPB Group sebagai perusahaan investasi dan agribisnis di Malaysia, serta perusahaan properti berbasis Hong Kong Kerry Properties.

Di sektor logistik internasional terdapat Kerry Logistics, sementara di bidang media Kuok memiliki keterkaitan dengan surat kabar Hong Kong South China Morning Post.

Selain itu, konglomerasi ini juga memiliki bisnis pelayaran kargo melalui Malaysian Bulk Carriers Berhad. Tidak hanya itu, Kuok juga melakukan berbagai investasi lain di sektor industri dan properti, termasuk pengemasan minuman untuk merek Coca-Cola di China serta pengembangan properti komersial seperti Beijing World Trade Centre.

Menjadi Orang Terkaya di Malaysia

Dikutip dari Forbes, pada Maret 2026 kekayaan Robert Kuok diperkirakan mencapai sekitar US$13,8–14,2 miliar. Angka ini menempatkannya sebagai orang terkaya di Malaysia dan salah satu miliarder tertua di dunia.

Kekayaan tersebut sebagian besar berasal dari kepemilikan saham di perusahaan-perusahaan besar seperti Wilmar International serta jaringan hotel Shangri-La Hotels and Resorts.

Keluarga yang Meneruskan Kerajaan Bisnis

Masih dikutip dari Forbes, kesuksesan bisnis Robert Kuok kini diteruskan oleh anggota keluarganya yang memegang berbagai posisi strategis di perusahaan-perusahaan utama dalam konglomerasi keluarga.

Putra sulungnya, Beau Kuok, menjabat sebagai Chairman Kuok Group, sementara putra bungsunya, Kuok Khoon Hua, memimpin perusahaan properti berbasis di Hong Kong, Kerry Properties, sebagai Chairman sekaligus CEO.

Di sisi lain, keponakannya, Kuok Khoon Hong, memimpin raksasa agribisnis Wilmar International, perusahaan yang juga menjadi salah satu sumber kekayaan terbesar keluarga Kuok. Generasi berikutnya pun mulai mengambil peran penting.

Cucunya, Kuok Meng Wei, memimpin investasi keluarga di sektor pusat data berbasis kecerdasan buatan melalui K2 Strategic.

Menurut CNBC Indonesia, Meng Wei saat ini tengah mengembangkan bisnis pusat data yang ditargetkan mencapai kapasitas 240 megawatt di Malaysia, dengan dukungan strategis dari Robert Kuok yang hingga kini masih aktif mengikuti perkembangan bisnis keluarganya.

Baca Juga: Kisah Ir. Ciputra Tanamkan Tekad Jadi Pengusaha Sukses