Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan membiarkan kekayaan alam Indonesia terus dinikmati oleh segelintir pihak. Ia bahkan mengaku siap menghadapi perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini diuntungkan dari pengelolaan kekayaan bangsa.

"Kita pasti akan menghadapi perlawanan mereka-mereka yang menikmati kekayaan bangsa kita," kata Prabowo, saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, dikutip Jumat (24/7/2026).

Menurut Kepala Negara, langkah pemerintah untuk memastikan kekayaan alam Indonesia kembali dirasakan manfaatnya oleh rakyat memang berpotensi menimbulkan resistensi. Namun, ia menegaskan tidak memiliki pilihan lain selain memperjuangkan hal tersebut.

Baca Juga: Prabowo: Gak Boros, MBG Dibiayai dari Uang Negara yang Selama Ini Bocor

"Ya mungkin terusik, tetapi apa boleh buat. Kita tidak ada pilihan lain. Itu kekayaan kita. Itu kekayaan kita," tegasnya.

Prabowo menekankan bahwa seluruh sumber daya alam yang dimiliki Indonesia pada hakikatnya merupakan milik rakyat. Karena itu, pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan pengelolaannya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Semua itu kekayaan kita. Bumi, air, dan semua kekayaan yang terkandung di dalamnya milik bangsa Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Targetkan 100 Ribu Sekolah Diperbaiki Tahun Depan: Sudah Terlalu Lama Tak Disentuh

Ia menambahkan, sebagai presiden, dirinya memiliki tanggung jawab untuk bekerja sekuat tenaga agar kekayaan tersebut dapat dikuasai kembali dan dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.

"Kewajiban siapa pun yang memimpin, kewajiban saya yang saudara pilih, kewajiban saya adalah untuk bekerja sekuat tenaga agar kekayaan tersebut bisa kita ambil, kuasai kembali, dan dinikmati rakyat kita," tandas Prabowo.