Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara setelah program prioritasnya seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) ramai dikritik publik yang menilai dua program tersebut gagal total.
Prabowo dengan tegas membantah hal itu, tudingan rentetan kegagalan itu, dia menyebut itu adalah pernyataan sesat yang tak berdasar.
Dia menyebut seluruh program prioritas pemerintah sekarang ini menunjukkan progres positif. Tak hanya itu Prabowo mengklaim dirinya juga telah menghemat ratusan triliun selama dua tahun masa pemerintahannya.
Baca Juga: Didepak Prabowo, Purbaya Langsung Digadang-gadang Maju Pilpres 2029 Bareng Anies Baswedan
"Salahnya apa, saya mau tanya. MBG, Koperasi Merah Putih. Salahnya apa kalau saya menghemat ratusan triliun, saya bisa perbaiki sekolah," kata Prabowo ketika bertemu sejumlah media di kediamannya di Hambalang dilansir Olenka.id Kamis (17/9/2026).
"Salahnya apa kalau saya besarkan kekuatan pertahanan supaya kita nggak diganggu. Salahnya apa kalau saya tutup ribuan tambang ilegal. Anda kira rakyat mau kekayaan diambil terus? Enggak," tambahnya.
Prabowo lantas menuding narasi kegagalan MBG dan program prioritas pemerintah bukan wacana yang lahir secara organik, itu sudah dikondisikan oleh kelompok tertentu yang memang ingin menjatuhkan pemerintah.
“Jadi ini ada kelompok yang mau pengaruhi bahwa kita gagal, kita ini. Kita tidak gagal, kita berhasil," ujarnya.
Prabowo mengatakan, kelompok yang ingin menjatuhkan pemerintah selalu ada dan terus bermunculan di setiap era pemerintahan, kelompok ini muncul karena berbagai kemungkinan, ada yang karena kebencian ada pula yang karena dendam masa lalu.
"Gini, kelompok ekstrim itu selalu ada, Saudara Andro, ya kan? Jadi orang yang didasarkan oleh dendam dan kebencian itu selalu ada. Kelompok-kelompok yang memanfaatkan ini semua ya itu selalu ada, akan ada," ujarnya.
Baca Juga: Prabowo Tendang Purbaya, Hasyim Nyeletuk: Cara Pemecatan Tak Etis Kayak Megawati Pecat SBY
Meski selalu diganggu kelompok tertentu dengan berbagai narasi provokatif, namun Prabowo mengaku pemerintahannya bakal baik-baik saja sebab seluruh rakyat mendungnya.
"Tapi saya kok enggak, saya merasa sangat yakin. Rakyat di belakang saya," pungkasnya.