Growthmates, saat ini, internet seolah menawarkan solusi untuk hampir setiap masalah kecantikan. Mulai dari menggunakan air perasan lemon untuk membantu mengatasi hiperpigmentasi, soda kue sebagai bahan eksfoliasi, pasta gigi untuk jerawat, hingga berbagai jenis minyak esensial untuk mengatasi masalah kulit.
Namun, mudah ditemukan di dapur bukan berarti aman digunakan pada kulit. Mencampurkan bahan-bahan tertentu tanpa mengetahui karakteristik dan konsentrasinya justru dapat menyebabkan iritasi hingga memperburuk kondisi kulit.
American Academy of Dermatology (AAD) secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengikuti tren perawatan kecantikan DIY yang populer di internet.
AAD lebih menyarankan penggunaan produk perawatan kulit yang telah teruji secara ilmiah dan diformulasikan sesuai kebutuhan kulit.
Dan, dikutip dari Times of India, Kamis (17/9/2026), berikut beberapa kombinasi skincare DIY yang sebaiknya tidak Anda coba aplikasikan langsung pada kulit.
1. Air Perasan Lemon dan Soda Kue
Kombinasi air perasan lemon dan soda kue cukup populer karena dianggap dapat membantu mencerahkan pigmentasi sekaligus mengangkat sel kulit mati. Lemon mengandung vitamin C dan memiliki sifat asam, sedangkan soda kue bersifat basa serta memiliki tekstur yang cukup kasar sehingga kerap dianggap dapat digunakan sebagai eksfoliator.
Namun, perpaduan kedua bahan tersebut justru dapat terlalu keras bagi kulit. Karakteristik kimianya berpotensi menyebabkan berbagai masalah, mulai dari sensasi terbakar dan perih, kemerahan, kulit kering, hingga pengelupasan.
Alih-alih mendapatkan kulit yang lebih cerah, penggunaan campuran ini justru dapat mengganggu kondisi kulit dan membuatnya menjadi lebih sensitif.
Baca Juga: Skincare Educator: Kulit Sehat Lebih Penting daripada Sekadar Glowing