Presiden Prabowo Subianto mengoreksi beberapa hal di Ibu Kota Nusantara (IKN), salah satu yang menjadi catatan adalah soal desain serta fungsi IKN.
Kepala negara meminta Otorita IKN (OIKN) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan perbaikan dalam waktu dekat.
“Masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden berikan koreksi, pertama terkait desain dan kedua mengenai fungsi. OIKN dan Kementerian PU diminta terus melakukan perbaikan,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dilansir Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: Prabowo Bakal Bangun 20 SMA Garuda dan Sekolah Unggulan di Setiap Kabupaten
Selaras dengan hal itu, Prabowo juga meminta OIKN dan Kementerian PU mengebut pembangunan IKN khususnya khususnya fasilitas yang akan digunakan oleh lembaga legislatif dan yudikatif supaya ibu kota negara pengganti Jakarta itu segera difungsikan.
“Presiden sejak awal memberikan penekanan pada percepatan pembangunan fasilitas legislatif dan yudikatif agar bisa ditargetkan rampung pada 2028,” jelas Prasetyo.
Sekadar info, Presiden Prabowo telah meninjau langsung pembangunan IKN pada Senin (12/1/2026). Ini adalah kunjungan perdananya setelah menjadi presiden.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo juga bermalam di IKN setelah mengikuti sejumlah agenda kerja di Pulau Kalimantan.
Baca Juga: Prabowo: Saya Tahu Banyak Orang Mengejek Saya Mereka Dibayar Asing
Kehadiran Presiden Prabowo di IKN dinilai menjadi momentum penting untuk memastikan pembangunan ibu kota baru berjalan sesuai rencana, memperhatikan fungsi jangka panjang, serta mendukung keberlanjutan pembangunan nasional.