Pengamat politik sekaligus Founder Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio menyoroti permintaan maaf Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kepada para korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Hendri permintaan maaf yang disampaikan Gibran saat mengunjungi korban keracunan yang dirawat di Rumah Sakit Efarina Etaham dan Rumah Sakit Umum Amanda Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat (11/9/2026) bukan sekadar aksi kemanusian, permintaan maaf itu kata dia merupakan sebuah langkah politik strategis yang ia pelajari langsung dari ayahnya Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Denny Indrayana Cs Gugat Gibran ke MK: Ada Unsur Pemakzulan

"Gibran minta maaf langsung ke korban keracunan MBG tu aksi politik strategis, belajar dia dari bapaknya," ujar Hendri melalui akun X pribadinya, dilansir Senin (14/9/2026).

Hendri melihat setidaknya ada dua hal yang menjadi pembeda dalam respons Gibran terhadap persoalan dugaan keracunan MBG. 

Pertama, Gibran datang langsung menemui korban dan keluarga. Kedua, Gibran menyampaikan permintaan maaf atas nama pemerintah sekaligus memastikan kebutuhan pasien akan ditindaklanjuti.

Menurut Hendri, kedua langkah tersebut memiliki nilai politik karena memperlihatkan empati sekaligus tanggung jawab pemerintah terhadap persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG.

"2 hal ini yang gak dilakukan Prabowo," imbuhnya.

Sebelumnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta maaf secara langsung kepada anak-anak yang menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan makanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Gibran menyampaikan permintaan maaf tersebut saat mengunjungi Rumah Sakit Efarina Etaham dan Rumah Sakit Umum Amanda Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat (11/9/2026). Dalam kunjungan itu, Gibran menemui pasien dan keluarga untuk mendengar langsung keluhan serta memastikan kebutuhan penanganan medis.

“Atas nama pemerintah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Gibran dalam kunjungan tersebut. 

Gibran mengatakan persoalan yang terjadi tengah dievaluasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Ia juga memastikan berbagai keluhan dan masukan dari masyarakat akan diteruskan kepada pimpinan pemerintah untuk ditindaklanjuti.

“Semua keluhan serta masukan Bapak Ibu akan saya sampaikan kepada pimpinan tertinggi untuk mendapat tindak lanjut,” ujarnya.

Baca Juga: Pamer MBG di KTT BRICS, Prabowo Langsung Kena Skakmat: Kok Korupsi dan Keracunannya Nggak Dibahas?!

Selain meminta maaf, Gibran memastikan kebutuhan pasien, termasuk obat-obatan dan penanganan lanjutan, akan dipenuhi. Ia juga membuka opsi rujukan ke rumah sakit di Medan maupun Jakarta apabila diperlukan dan mendapat persetujuan orang tua.

“Tadi saya datangi satu-satu Bapak, Ibu, semuanya. Keluhannya apa, butuh obat apa, atau butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, sedang kami penuhi semua sesuai izin dari orang tua,” kata Gibran.