Growthmates, masih banyak masyarakat yang menganggap tabungan atau deposito sebagai pilihan utama untuk menyimpan dana dalam jangka panjang.
Padahal, menurut Perencana Keuangan sekaligus Founder Finansialku, Melvin Mumpuni, CFP®, kedua instrumen tersebut lebih tepat dimanfaatkan sebagai tempat menyimpan dana yang mudah diakses, bukan sebagai sarana untuk mengembangkan kekayaan dalam jangka waktu bertahun-tahun.
Melvin menuturkan, investasi dengan horizon waktu sekitar lima tahun sudah dapat dikategorikan sebagai investasi jangka panjang.
Untuk tujuan tersebut, ia tidak menyarankan masyarakat hanya mengandalkan tabungan maupun deposito.
"Kalau investasi jangka panjang, contohnya lima tahun, aku nggak akan saranin ke deposito atau tabungan. Kenapa? Karena tabungan dan deposito menurutku lebih cocok untuk dana darat," terang Melvin, dikutip dari laman Instagram pribadinya @melvin_mumpuni, Jumat (29/7/2026).
Melvin melanjutkan, dalam perencanaan keuangan, tabungan dan deposito memiliki fungsi utama sebagai instrumen likuiditas.
Artinya, dana yang ditempatkan pada kedua produk tersebut sebaiknya dipersiapkan untuk kebutuhan yang sewaktu-waktu dapat digunakan, seperti dana darurat atau kebutuhan jangka pendek.
Baca Juga: Warren Buffett Ungkap Investasi Terbaiknya Sepanjang Masa, Ternyata Bukan Saham!