Tak hanya itu, pada 2010 hingga 2015 ia menjadi  anggota Executive Committee of Asian Conference of Religion for Peace. Lalu terhitung sejak 2016 sampai sekarang ia menjadi anggota aktif Indonesia-United States Council on Religion and Pluralism.

Riwayat Pendidikan

Abdul Mu'ti punya latar belakang pendidikan yang lumayan mentereng. Pendidikan pertamanya dimulai di Madrasah Ibtidaiyah Manafiul Ulum, Kudus dan menuntaskan pendidikannya di sana pada 1980.

Setelah lulus Madrasah Ibtidaiyah Manafiul Ulum, Abdul Mu'ti melanjutkan pendidikannya di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kudus hingga 1983. 

Pada 1986 ia menuntaskan pendidikannya di Madrasah Aliyah Negeri Purwodadi Filial Kudus dan melanjutkan studinya ke Fakultas Tarbiyah di IAIN Walisongo, Semarang dan sukses merengkug gelar sarjana pada 1991.

Baca Juga: Siap-Siap! Tahun Depan Prabowo Pindahkan ASN ke IKN

Dari kampung halamannya, Abdul Mu'ti kemudian terbang ke Asutralia untuk melanjutkan studinya. Di sana ia melanjutkan kuliah Flinders University of South Australia, Adelaide, pada tahun 1997. Di sini Abdul Mu'ti mempelajari pendidikan dan pengembangan profesional.

Pada 2005, Abdul Mu'ti melanjutkan pendidikannya ke University of Birmingham, Inggris, ia mengikuti program Short Course on Governance and Shariah.

Setelah berkelana di luar negeri, Abdul Mu'ti kembali ke Tanah Air dan melanjutkan pendidikannya  di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 2008. Di sini Abdul Mu'ti menggali lebih dalam tentang pendidikan agama dan kebijakan publik.

Atas dedikasinya di dunia pendidikan, Abdul Mu'ti dikukuhkan sebagai Guru Besar ke-1050 di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta pada 2 September 2020.