Reputasi baik menjadi salah satu jaminan melanggengkan karier di masa depan, reputasi baik yang didapat individu tertentu bukanlah warisan atau hadiah yang jatuh dari langit, reputasi perlu dibangun dengan dedikasi penuh dan kesungguhan hati.
Membangun reputasi tidak selalu dimulai dari hal-hal besar, menghargai waktu adalah salah satu contoh kecil yang bisa dipraktekkan. Misalnya saja berusaha datang tepat waktu di jam kerja atau ketika berjanji bertemu orang lain. Dari hal sederhana seperti ini, reputasi individu terbangun dengan sendirinya.
Baca Juga: Raditya Dika: Investasi Bukan tentang Gaji Besar, Melainkan Soal Kebiasaan
Rumus sederhana itu telah dipraktekkan selama bertahun-tahun oleh penulis sekaligus komedian Raditya Dika.
Nama besarnya yang tetap bertahan di industri hiburan Tanah Air sampai sekarang ini bukan semata-mata didapat dari karya-karya yang dikeluarkannya, namun ini adalah sebuah konsekuensi dari reputasinya yang ia bangun dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten.
“Lagi-lagi reputasi yang dibangun dari tindakan bertahun-tahun dan berkali-kali ya. Jadi waktu adalah sumber daya yang terpenting,” kata Radit dilansir Olenka.id Jumat (9/1/2026).
Komitmen untuk menghargai waktu bukan sekadar kata penyemangat semata, Radit benar-benar mempraktekannya, ia sangat menghargai waktu. Jadi tak heran di lingkaran pertemanannya ia dikenal sebagai orang yang paling tepat waktu karena tak pernah terlambat.
“Gue orangnya selalu on time. Gue gak pernah telat. Karena waktu tuh gak bisa kita bikin balik. Kalau kita telat, kita udah buang waktu orang,” ucapnya.
“On time aja itu jadi harum loh di industri. Segitu rendahnya standar kerja kita ya. Sampai on time aja terdengar. Karena gue dijuluki orang on time gitu. Kalau misalnya kerja sama orang, misalnya gue janjian sama siapa gitu,” tambahnya.
Dari kebiasan tepat waktu itu, maka hal-hal positif lainnya bakal mengikutinya dari belakang, kebiasaan itu bakal berimbas pada produktivitas. Ketika seorang individu telah memiliki dua hal ini, maka reputasinya bakal terdongkrak dengan sendirinya.
Baca Juga: Dituduh Diktator, Prabowo Bersumpah...
“Ya kalau misalnya kerja dilakukan dengan waktu yang sangat sedikit untuk hasilnya lebih maksimal gitu loh. Teman-teman di kantor juga tahu, di kantor gue ya. Gak boleh ada waktu yang terlewat sekalipun untuk tidak menjadi produktif gitu,” tuntasnya.