Nama Raditya Dika sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia sebagai komika, aktor, dan sutradara.
Namun, sebelum dikenal luas di dunia hiburan, ia lebih dulu populer sebagai penulis novel dengan berbagai karya ikonik serta aktif menulis di blog pribadinya, yang kemudian membawanya ke panggung stand-up comedy hingga meraih berbagai pengakuan bergengsi.
Popularitasnya pun tidak pernah surut. Kini, pria yang akrab disapa Radit itu juga sukses sebagai influencer dan kreator konten digital dengan jumlah penggemar yang sangat besar.
Dan, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (12/2/2026), berikut Olenka ulas profil Raditya Dika selengkapnya.
Latar Belakang Keluarga dan Kehidupan Pribadi
Raditya Dika lahir di Jakarta pada 28 Desember 1984 dengan nama lengkap Dika Angkasaputra Moerwani Nasution. Ia berasal dari keluarga Batak dengan latar belakang pendidikan dan pemikiran yang kuat.
Dikutip dari IDN Times, ayahnya, Joeslin Nasution, pernah menjabat sebagai anggota MPR/DPR pada periode 1997–1999 dan 2004–2009. Sementara itu, ibunya berprofesi sebagai dosen sekaligus pernah bekerja di lingkungan riset ilmiah, yang membentuk kebiasaan berpikir analitis di keluarga tersebut.
Nama Raditya Dika sendiri dipilihnya sejak duduk di bangku sekolah dasar dan kemudian melekat hingga kini, dikutip dari Kumparan.
Dalam kehidupan pribadinya, Radit menikah dengan Anissa Aziza pada 2018. Pernikahan mereka dikaruniai dua anak, Alinea Ava Nasution dan Aksara Asa Nasution. Meski dikenal sebagai figur publik, Radit kerap membagikan sisi kehidupan keluarga dengan pendekatan ringan dan humoris melalui konten digitalnya.
Raditya Dika juga aktif di media sosial, khususnya Instagram, dengan jumlah pengikut mencapai 22,2 juta akun. Popularitas tersebut membawanya masuk dalam daftar Instagram Rich List 2022 versi Hopper, perusahaan asal Inggris yang secara rutin merilis daftar influencer Instagram dunia dengan tarif endorsement tertinggi.
Menariknya, dalam bio akun Instagram miliknya, Radit juga mencantumkan perannya sebagai CEO @ekresaofficial, serta Brand Ambassador untuk @netciti_persada dan @jeniastationeryofficial.
Jejak Pendidikan
Perjalanan pendidikan Raditya Dika dimulai di SMP Tarakanita, kemudian melanjutkan ke SMA Negeri 70 Jakarta. Setelah itu, ia sempat menempuh studi di Universitas Adelaide, Australia.
Dikutip dari Wikipedia, Radit kemudian menyelesaikan pendidikan Sarjana Ilmu Politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.
Latar pendidikan ini membentuk sudut pandangnya yang kritis, reflektif, sekaligus mampu mengemas realitas sehari-hari menjadi komedi cerdas.
Awal Ketertarikan pada Dunia Komedi
Ketertarikan Radit terhadap humor dimulai sejak remaja. Dikutip dari Intipseleb.com, saat SMA ia aktif menulis kisah keseharian di blog pribadinya dengan pendekatan komedi.
Ia terinspirasi dari kutipan komedian Woody Allen bahwa komedi adalah tragedi yang diberi jarak waktu. Radit kemudian mencoba mengolah pengalaman pahit menjadi cerita lucu.
Ia juga banyak membaca novel Lupus karya Hilman Hariwijaya untuk memahami bagaimana humor bekerja. Bahkan, Radit mencoba membedah komedi secara analitis.
“Jadi gue mencoba menyikapi semua tragedi dalam hidup gue. Gue kasih angle komedi di situ,” ujar Radit.
Pendekatan analitis terhadap humor inilah yang kemudian menjadi ciri khas komedinya: dekat dengan keseharian, jujur, sekaligus cerdas.
Radit sering menyebut bahwa inspirasi karyanya datang dari kehidupan sehari-hari: kegagalan, cinta, kesialan, hingga hal-hal kecil yang sering dialami banyak orang.
Ia membuktikan bahwa pengalaman sederhana bisa menjadi karya besar jika diceritakan dengan jujur dan kreatif.
Perjalanan Karier
Perjalanan karier Raditya Dika dimulai dari blog legendarisnya, KambingJantan, yang berisi catatan lucu tentang kehidupan mahasiswa Indonesia di luar negeri. Tulisan tersebut kemudian dibukukan menjadi Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh pada 2005 dan langsung menjadi best seller.
Kesuksesan buku ini membuka jalan baginya untuk masuk ke berbagai bidang industri hiburan, mulai dari dunia literasi, film, hingga komedi panggung, dengan banyak karyanya kemudian diadaptasi menjadi film yang meraih kesuksesan komersial.
Seiring waktu, Radit memperluas kiprahnya tidak hanya sebagai aktor film, tetapi juga sebagai penulis skenario, sutradara, juri ajang stand-up comedy, kreator konten melalui YouTube dan podcast, sekaligus pengusaha dan investor di industri kreatif, menjadikannya salah satu figur multitalenta paling berpengaruh di dunia hiburan Indonesia.
Dikutip dari Viva.co.id, Radit juga berperan penting dalam mempopulerkan stand-up comedy modern di Indonesia melalui keterlibatannya sebagai juri di berbagai ajang pencarian bakat komika. Kini, ia juga dikenal sebagai kreator konten digital dengan jutaan pengikut di berbagai platform.
Baca Juga: Raditya Dika: Investasi Bukan tentang Gaji Besar, Melainkan Soal Kebiasaan