Pemerintah DKI Jakarta bakal menguatkan sejumlah program prioritas pada 2026 ini, program-program itu dirasa berdampak langsung kepada masyarakat seperti masalah banjir, kemacetan hingga persoalan kemiskinan.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, ketiga program prioritas itu benar-benar dikebut pada tahun ini, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menyukseskan program-program itu.
"Tahun ini adalah tahun penguatan program. Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta," kata Rano dalam keterangannya dilansir Senin (23/2/2026).
"Jakarta punya tiga persoalan besar, yaitu banjir, kemacetan, dan kemiskinan kota. Karena itu, seluruh strategi pembangunan kami arahkan untuk menjawab tiga tantangan tersebut secara bertahap dan berkelanjutan," tambahnya.
Untuk mengatasi banjir yang memang sudah menjadi masalah akut, Pemprov DKI Jakarta bakal kembali melanjutkan program normalisasi Sungai Ciliwung yang sempat terhenti di era Gubernur Anies Baswedan.
Program normalisasi ini bakal dibarengi dengan penertiban kawasan bantaran sungai, Pemprov DKI Jakarta bakal merelokasi warga terdampak ke tempat-tempat yang telah disediakan sesuai ketentuan yang berlaku. Sejauh ini Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan pembebasan lahan di kawasan bantaran sungai.
"Normalisasi sungai harus dilanjutkan agar fungsi aliran air kembali optimal. Kami ingin penataan ini berjalan tertib, adil, dan memberikan solusi hunian yang lebih layak bagi masyarakat," jelas Rano.
Sementara untuk urusan transporasi, dia menuturkan, Pemprov DKI Jakarta akan terus memperluas konektivitas angkutan umum melalui pengembangan Transjabodetabek.
"Kami tidak bisa terus-menerus menambah jalan karena keterbatasan lahan. Karena itu, penguatan transportasi publik menjadi strategi utama untuk mengurai kemacetan," kata Rano.
Selanjutnya untuk penanganan masalah kemiskinan, Pemprov Jakarta bakal melanjutkan berbagai program subsidi salah satunya adalah subsidi transportasi bagi 15 golongan masyarakat.
Baca Juga: Putar Otak Atasi Banjir, Pramono Normalisasi Ciliwung yang Mangkrak Sejak Era Anies Baswedan
"Subsidi transportasi umum kami anggarkan cukup besar setiap tahun. Ini adalah komitmen kami agar akses mobilitas warga tetap terjangkau dan inklusif," tandas politisi PDI Perjuangan itu.