Nama Grandy Prajayakti tengah menjadi perhatian publik setelah memutuskan mundur dari posisi Direktur PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS).

Pengunduran diri tersebut terjadi hanya sekitar dua pekan setelah perusahaan milik Raffi Ahmad itu resmi mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dikutip dari Detik Finance, RANS sendiri telah menerima surat pengunduran diri Grandy pada 22 Juli 2026. Manajemen perseroan menyebut keputusan tersebut disampaikan atas alasan pribadi.

Sosok Grandy bukanlah nama baru di dunia bisnis. Sebelum bergabung dengan RANS, ia telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di berbagai sektor, mulai dari perbankan, retail, pariwisata, industri kreatif, hingga pengembangan bisnis digital.

Lantas, siapa sebenarnya Grandy Prajayakti? Dikutip dari berbagai sumber, Senin (27/7/2026), berikut Olenka ulas profil singkatnya.

Latar Belakang dan Pendidikan

Dikutip dari laman resmi RANS Entertainment, Grandy Prajayakti merupakan warga negara Indonesia yang lahir pada 1981. Ia merupakan lulusan Sarjana Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan (UPH).

Meski memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik sipil, Grandy justru membangun karier profesionalnya di dunia pemasaran, pengembangan bisnis, manajemen operasional, hingga industri media dan hiburan digital.

Selama lebih dari dua dekade, ia dikenal sebagai eksekutif yang kerap dipercaya menangani ekspansi bisnis dan transformasi perusahaan di berbagai sektor.

Mengawali Karier dari Industri Asuransi dan Perbankan

Dikutip dari LinkedIn pribadinya, perjalanan karier Grandy dimulai sebagai Marketing Support Manager di Lippo General Insurance pada 2004. Pengalaman tersebut menjadi fondasi sebelum ia bergabung dengan PT Bank Mega Tbk., tempat ia berkarier selama sekitar tujuh tahun.

Di Bank Mega, Grandy menempati sejumlah posisi strategis, mulai dari Service Quality Development Head, Marketing Communications Manager, Branch Manager, hingga Regional Manager Human Resources. Pengalaman lintas fungsi tersebut memperkaya kemampuannya dalam mengelola pemasaran, sumber daya manusia, operasional, dan pengembangan organisasi.

Meniti Karier di Industri Retail, Pariwisata, dan Hiburan

Masih dikutip dari LinkedIn pribadinya, setelah meninggalkan dunia perbankan, Grandy memperluas kiprahnya ke sektor hiburan, pariwisata, dan retail.

Ia dipercaya sebagai General Manager Marketing Communication Trans Studio Bandung, dengan tanggung jawab mengelola strategi komunikasi pemasaran untuk kawasan terpadu yang mencakup Trans Studio Bandung Indoor Theme Park, The Trans Luxury Hotel, Trans Studio Mall, dan Ibis Bandung Trans Studio.

Kariernya kemudian berlanjut sebagai Director of Marketing & Business Owner PT Bandung Utama Raya, General Manager PT Santasea Pesona Wisata (Indovisual Group), hingga Chief Marketing Officer Elektronik Virtual Asisten (eva.id).

Salah satu pencapaiannya saat menjadi CMO di eva.id adalah berhasil menjalin kerja sama dengan lebih dari 10 perusahaan multinasional di Indonesia hanya dalam tujuh bulan pertama masa jabatannya.

Pada periode 2018–2019, Grandy juga dipercaya menjadi anggota Kelompok Kerja (Pokja) Pariwisata Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) sebelum kemudian bergabung sebagai General Manager Marketing PT Trans Retail Indonesia pada 2022–2023.

Baca Juga: Membedah Nama-Nama Besar Penguasa Saham RANS Entertainment Selain Nagita Slavina dan Raffi Ahmad