“Minyak kelapa sawit itu yang paling banyak di Indonesia, paling populer, terus apa keunggulannya dibandingkan minyak lainnya adalah keseimbangan dari kandungan asam lemak,” ujarnya seperti Olenka kutip, Kamis (5/12/2024).

“Jadi asam lemak jenuh sama asam lemak tak jenuh itu dua-duanya dibutuhkan tubuh kita untuk sehat. Dan ternyata minyak kelapa sawit itu seimbang karena asam lemak jenuh dengan tak jenuh,” tambahnya.

Lanjut Ingrid, asam lemak jenuh bermanfaat sebagai sumber energi, meningkatkan stamina, dan mendukung kekebalan tubuh. 

Baca Juga: Benarkah Orang Indonesia Tak Bisa Lepas dari Kelapa Sawit?

“Kalau asam lemak tak jenuh apa? Untuk membantu misalnya menjaga kadar kolesterol, menjaga kesehatan jantung pembuluh darah,” imbuh Ingrid.

Selain itu, kandungan tocotrienol — salah satu jenis vitamin E — dalam minyak kelapa sawit juga berfungsi untuk menjaga kesehatan otak. Dengan begitu, dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit yang berhubungan dengan otak manusia.

Dengan kata lain, minyak kelapa sawit dapat dijadikan sebagai pencegah terjadinya stroke dan demensia. Selain itu, pertumbuhan tumor pada otak juga bisa dicegah dengan mengonsumsi kelapa sawit.