Fenomena ngabuburit kini tidak lagi sebatas berburu takjil di pinggir jalan. Bagi generasi muda, khususnya Generasi Z dan Alpha, ruang virtual mulai menjadi tempat baru untuk menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa. Salah satu platform yang populer adalah Roblox, sebuah dunia virtual dengan jutaan pengguna yang dapat berinteraksi, bermain, hingga berkreasi bersama.

Melihat tren tersebut, brand kopi instan Neo Coffee dari Wings Group menghadirkan kegiatan inovatif bertajuk Kajian Ramadan di metaverse Roblox.

Program ini berlangsung pada 28 Februari hingga 12 Maret 2026 sebagai bagian dari kampanye #FlipRamadanLo, yang bertujuan mengajak anak muda memaknai Ramadan dengan cara yang lebih relevan dengan dunia digital mereka.

Kegiatan ini digelar di Map Roblox AHQUOTE Land dan menghadirkan konten kajian yang dekat dengan dinamika kehidupan digital anak muda.

Salah satu sesi utamanya menghadirkan pendakwah muda Ustadz Wajdi Azim yang membahas topik 'Validasi Digital vs. Nilai Diri', isu yang banyak dirasakan generasi yang aktif di media sosial.

Menurut Head of Coffee Category Wings Group, Thomas Michael Hermawan, program ini merupakan upaya mengajak anak muda melakukan perubahan positif selama Ramadan melalui pendekatan yang dekat dengan keseharian mereka.

“Ramadan sering dimaknai sebagai momen transformasi menjadi versi diri yang lebih baik. Melalui kampanye #FlipRamadanLo, Neo Coffee percaya bahwa perubahan positif bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, apalagi ditemani Neo Coffee saat sahur atau berbuka puasa sebagai mood booster yang bikin momen Ramadan lebih berkesan,” terang Michael, dikutip Rabu (11/3/2026).

Michael menambahkan bahwa Roblox kini bukan sekadar platform permainan, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi sosial bahkan kegiatan religius bagi generasi muda.

“Kami melihat peluang dari tren Roblox sebagai platform yang bukan sekadar tempat bermain gim, tetapi juga bisa menjadi ruang nongkrong religi yang seru. Kami berharap kajian Ramadan di Roblox ini bisa menjadi pemantik bagi anak muda untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik sehingga Ramadan kali ini benar-benar memberikan dampak positif bagi setiap peserta,” jelasnya.

Baca Juga: TOP Coffee Apresiasi Anak Muda hingga Keluarga Petani Kopi Indonesia Lewat Beasiswa Pendidikan

Dalam kajiannya, Ustadz Wajdi Azim mengingatkan bahwa di era media sosial, banyak anak muda yang tanpa sadar terjebak dalam pencarian validasi digital.

“Di era digital ini, kita sering terjebak dalam perlombaan mencari ‘validasi digital’ lewat likes, views, atau komentar di media sosial sampai lupa bahwa nilai diri kita yang sesungguhnya ada pada ketulusan hati, bukan pada angka di layar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar kebaikan yang dilakukan tidak semata-mata demi pengakuan manusia.

“Jangan sampai kebaikan yang dilakukan hanya demi pengakuan manusia lewat konten digital karena hasilnya bisa berubah menjadi riya. Mari bangun nilai diri di hadapan Allah, bukan di hadapan manusia. Sebab validasi dari Allah adalah satu-satunya yang abadi dan benar-benar menenangkan jiwa,” lanjutnya.

Selain kajian, keseruan kampanye #FlipRamadanLo juga dimeriahkan dengan konser virtual dari penyanyi religi legendaris Haddad Alwi.

Penampilan tersebut menghadirkan suasana syahdu di dunia virtual Roblox, menunjukkan bahwa pesan religi tetap bisa menyentuh hati meski disampaikan melalui teknologi digital.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang disebut GeNeOrations, Neo Coffee juga membagikan ribuan Robux, mata uang virtual di Roblox, kepada ratusan peserta yang aktif selama sesi kajian.

Program ini mendapat respons positif dari warganet, terutama di media sosial seperti Instagram melalui akun @neo_coffee dan @ahquote.

Banyak pengguna yang antusias mengikuti kajian Ramadan virtual yang digelar secara gratis pada 28 Februari 2026, serta menantikan sesi berikutnya pada 12 Maret 2026 yang akan menghadirkan Ustadz As’ad Romy.

Sambil menikmati pengalaman interaktif di Roblox, para peserta juga diajak menikmati varian kopi Neo Coffee seperti Tiramisu, Moccachino, dan Caramel Macchiato. Produk ini menggabungkan biji kopi Robusta dan Arabika pilihan dengan teknik pengolahan khusus yang menghasilkan aroma lebih harum dan rasa yang seimbang.

"Ke depan, Neo Coffee berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan bermanfaat serta inovasi produk yang relevan dengan gaya hidup generasi muda. Inisiatif ini juga sejalan dengan semangat Wings Group untuk menyediakan produk berkualitas dan terjangkau, sekaligus menghadirkan berbagai bentuk kebaikan dalam kehidupan sehari-hari," tandas Michael.

Baca Juga: Gandeng Tissa Biani, WINGS Food Luncurkan Teh Lemon Madu: Sensasi Baru Nikmati Lemon Tea