Industri Food & Beverage (F&B) Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif dan diperkirakan tumbuh sekitar 7–8 persen pada 2026. Dengan pasar domestik yang besar dan potensi ekspor yang terus berkembang, kebutuhan pelaku industri terhadap akses supplier, teknologi, dan inovasi bisnis pun semakin meningkat.
Menjawab kebutuhan tersebut, MoreFood Expo Indonesia 2026 resmi dibuka pada Kamis (7/5/2026) di JIExpo Kemayoran. Pameran internasional ini diselenggarakan oleh Huamo Group bekerja sama dengan Panorama Media.
Baca Juga: Public Expose 2025: ESSA Siap Hadapi 2026 dengan Strategi Efisiensi dan Digitalisasi
MoreFood Expo Indonesia 2026 hadir secara sinergis bersama Café & Brasserie Expo dan FLEI Business Show untuk menghadirkan ekosistem bisnis F&B serta peluang kemitraan dalam satu area terintegrasi. Acara ini dibuka secara resmi oleh Ma'ruf Amin.
General Manager of Huamo Group, Carrie Wang, mengatakan bahwa MoreFood Expo hadir bukan hanya sebagai ajang pameran, tetapi juga platform untuk memperluas koneksi industri F&B Indonesia ke pasar global.
“MoreFood bukan sekadar pameran, tetapi sebuah gerakan untuk membuka peluang baru dan menghubungkan industri F&B Indonesia dengan pasar global,” ujar Carrie Wang.
Baca Juga: MoreFood Expo 2026 Jadi Momentum Baru Akses Global Industri F&B di Tengah Dinamika Rantai Pasok
Pameran ini menghadirkan lebih dari 1.200 pemasok lokal dan internasional yang menawarkan berbagai kategori produk dan layanan, mulai dari bahan baku pangan, pengemasan, pengolahan makanan, produk siap saji, hingga solusi rantai pasok dari hulu ke hilir.
Sejumlah merek lokal juga turut meramaikan pameran ini, di antaranya Brewell, PT Sosrait Satu Rantai, Best Fresh, Panda Food, dan Bogaraya.
Pendiri dan Direktur Utama Huamo Group, Wang Guo Ping, mengatakan MoreFood Expo dapat menjadi jembatan perdagangan yang mempertemukan Indonesia dengan pasar internasional.
“Pameran ini adalah jembatan perdagangan yang memungkinkan kolaborasi dua arah antara Indonesia dan pasar global, menciptakan peluang bisnis yang saling menguntungkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Makanan Impor Guangdong sekaligus Direktur Utama Worldex China Exhibitions Co., Ltd., Wolfgang Qi, menilai Indonesia memiliki potensi pasar F&B yang sangat besar.
“Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar, dan MoreFood hadir sebagai platform yang efisien dan terpercaya untuk mempertemukan supplier dan buyer,” ujar Wolfgang.
Selain menghadirkan pameran produk, MoreFood Expo Indonesia 2026 juga menggelar berbagai kegiatan bisnis seperti temu bisnis, konferensi industri, seminar, sesi mencicipi produk, serta demonstrasi memasak yang menghadirkan praktisi industri dan manufaktur global.
MoreFood Expo Indonesia 2026 akan berlangsung hingga 10 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran. Pameran ini terbuka bagi pelaku bisnis, distributor, importir, hingga pemilik usaha HoReCa (Hotel, Restaurant, Café) yang ingin memperluas jaringan dan mencari peluang bisnis baru di industri F&B.