Perjalanan Karier hingga Menjadi Direktur NPH

Salah satu fase penting dalam perjalanan karier Sony terjadi saat bergabung dengan PT Digital Media Technology, perusahaan manufaktur optical disc yang merupakan anak usaha Centurion Corp Ltd Singapura. Dikutip dari profil LinkedIn pribadinya, ia berkarier di perusahaan tersebut sejak September 2002 hingga April 2014.

Di sana, Sony memulai karier sebagai GM Finance & Accounting sebelum dipercaya menjadi Director of Sales & Marketing. Berkat pengalaman dan kepemimpinannya, ia kemudian dipromosikan sebagai CEO perusahaan.

Pada Mei 2014 hingga sekararang, Sony juga dipercaya menjadi CEO sekaligus Direktur PT PBM Adipurusa yang merupakan anak usaha PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. Sejak saat itu, kiprahnya di grup NPH semakin berkembang.

Ia juga sempat menjabat sebagai Human Capital Group Head pada 2017–2021 sebelum akhirnya diangkat sebagai Human Capital & General Affairs Director PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk sejak Juni 2021 hingga sekarang.

Sementara itu, dikutip dari laman resmi Nusantara Pelabuhan Handal, Sony Sutanto juga disebut tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham pengendali PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.

Aktif di Organisasi dan Pengembangan SDM

Selain berkiprah di dunia korporasi, Sony juga aktif dalam pengembangan sumber daya manusia melalui organisasi profesional. Ia diketahui menjabat sebagai Chairman of IndonesiaCHRP sejak 2011.

Organisasi tersebut merupakan asosiasi alumni Certified Human Resources Professional dari Atma Jaya Jakarta yang berfokus pada pengembangan SDM dan organisasi melalui workshop, pelatihan, hingga kegiatan berbagi pengetahuan di kalangan profesional HR.

Kiprah sebagai Penulis

Di luar dunia korporasi, Sony Tan juga dikenal aktif menulis buku yang banyak membahas soal kepemimpinan, sumber daya manusia, hingga dinamika bisnis.

Salah satu bukunya yang cukup dikenal adalah ‘Jangan Buka Kafe Sebelum Baca Buku Ini’. Buku tersebut mengulas pengalaman, tantangan, serta strategi dalam menjalankan bisnis kafe, terutama dari sisi pengelolaan manusia dan operasional usaha.

Selain itu, ia juga menulis buku ‘Milenial & Turnover’ bersama Maman Suherman atau yang dikenal sebagai Kang Maman. Buku tersebut membahas fenomena generasi milenial di dunia kerja sekaligus mencoba menjembatani pemahaman antara generasi lama dengan generasi muda profesional masa kini.

Lewat buku tersebut, Sony banyak mengangkat isu mengenai karakter generasi milenial, pola pikir kerja, hingga tantangan perusahaan dalam menghadapi perubahan budaya kerja modern.

Aktif di Media Sosial dan Dunia Bisnis Kreatif

Sony Tan juga aktif membagikan pemikiran serta aktivitas profesionalnya melalui media sosial. Akun Instagram pribadinya, @sonytan_1st, diketahui memiliki ribuan pengikut.

Melalui bio akun tersebut, ia memperkenalkan diri sebagai penulis, HR Director, sekaligus pemilik kafe @_komuka. Ia juga dikenal aktif mengajar leadership bagi para manajer baru dan kerap membahas isu generasi Z di dunia kerja.

Baca Juga: Apakah Kerja Keras Masih Jadi Indikator Loyalitas Karyawan? Ini Pandangan Sony Sutanto