Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kembali menyatakan bahwa hingga Senin (10/8) kemarin, Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan pergantian menteri ataupun wakil menteri di Kabinet Merah Putih. 

Adapun pernyataan tersebut untuk kembali merespons isu mengenai pergantian sejumlah menteri dan wakil menteri setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2026.

Baca Juga: Kabinet Bayangan Bentukan Feri Amsari Dkk Menjadi Negara Boneka di Dalam Negara, Patut Diduga Dibiayai Asing

"Belum. Itu kemarin karena ada pertanyaan mengenai reshuffle, jadi sampai hari ini belum ada rencana untuk adanya reshuffle," katanya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, seperti dikutip Selasa (11/8/2026).

Lanjutnya, ia mengatakan bila Kepala Negara menghendaki pergantian menterinya. Karena itu, pihaknya meyakini langkah tersebut kemungkinan dilakukan untuk mengisi sejumlah posisi kementerian yang masih kosong.

Baca Juga: Gerindra Respons Santai Kehadiran Kabinet Bayangan: Silakan Kritik, Asal...

"Kalaupun ada, mungkin prioritasnya adalah mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal itu sementara saat ini kosong begitu," katanya.

Diketahui, beberapa jabatan di kementerian yang belum terisi. Di antaranya posisi wakil menteri pertanian (wamentan) serta wakil menteri imigrasi dan pemasyarakatan (wamen imipas).

"Contohnya wamentan yang diberi tugas untuk membenahi Badan Gizi Nasional kita, kemudian wamen imipas yang kemarin terkena perkara hukum," tambahnya.

Karena itu, ia pun mewakili Istana menegaskan bahwa Kepala Negara belum terdapat rencana reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat.

Sebelumnya, pada Jumat (31/7/2026), Mensesneg Prasetyo Hadi buka suara terkait kabar yang menyebutkan Presiden Prabowo Subianto akan melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih.

Mengenai kabar tersebut, pihak Istana pun menegaskan jika Kepala Negara belum berencana mengganti kursi menteri dalam waktu dekat.

"Sementara belum ada," katanya kepada wartawan.