Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan ketegangan geopolitik imbas perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel mulai berdampak pada perekonomian Indonesia. Dia mendesak pemerintah segera mencari jalan keluar melakukan mitigasi sebelum perekonomian RI lebih parah terdampak.
Menurut Puan, dampak yang sudah terlihat saat ini adalah kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok salah satunya adalah minyak goreng, Puan bilang harga minyak goreng di beberapa wilayah melonjak tajam. Kondisi ini kata dia sangat memberatkan masyarakat ekonomi kelas menengah ke bawah.
Baca Juga: Perjalanan Karier Politik Jokowi Disinggung JK, Gibran Respons Pakai Kata-kata Ini
“Kondisi ini tentunya memberatkan rakyat, terutama kelompok ekonomi kecil,” ujar Puan dilansir Kamis (23/4/2026).
Meski rak seluruh harga kebutuhan pokok naik, namun lanjut Puan kenaikan harga minyak goreng jelas sangat mempengaruhi pengeluaran rumah tangga masyarakat. Dia kembali menegaskan supaya pemerintah segera turun tangan mengatasi hal ini.
“Perubahan harga kebutuhan pokok langsung memengaruhi ruang belanja harian keluarga,” katanya.
“Ketika harga naik, satu kebutuhan pokok bisa mengambil porsi lebih besar dari belanja harian mereka,” lanjutnya.
Tak hanya kenaikan harga minyak goreng, gejolak geopolitik yang terjadi sekarang ini juga memicu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di sejumlah wilayah di Indonesia. Krisis BBM Subsidi ini memaksa masyarakat membeli BBM nonsubsidi yang sebelumnya telah mengalami kenaikan harga.
“Ini harus menjadi perhatian, karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: 10 Tahun Menemani Langkah Wanita, Buttonscarves Rayakan Anniversary dengan Koleksi Viva Magenta
Puan pun meminta pemerintah bergerak cepat dalam mengendalikan harga. Ia mengingatkan, jika tidak segera ditangani, kenaikan ini berpotensi memicu lonjakan harga barang lain di pasar.
“Apalagi kita belum tahu bagaimana perkembangan situasi geopolitik ke depan, apakah konflik akan berlanjut atau tidak,” pungkasnya.