Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto mengatakan kesiapan ekosistem industri dalam negeri menjadi salah faktor penentu untuk menarik para penerima beasiswa LPDP untuk kembali ke Indonesia setelah menuntaskan studinya di luar negeri.
Dia mengatakan saat ini terdapat beberapa alumni LPDP yang masih memilih bertahan di luar negeri karena alasan tersebut. Ada pula yang telah kembali ke Tanah Air dengan tujuan mengabdi, namun mereka justru mental karena ekosistem Industri yang tak mendukung.
Baca Juga: Penjelasan LPDP soal Anak Pejabat Dapat Beasiswa
“Kami sangat paham, untuk satu orang itu benar-benar menjadi SDM unggul tidak cukup dengan anda kuliah di MIT, kuliah di Stanford, Berkeley, tidak cukup. Yang lebih penting lagi adalah setelah itu. Kan kalau Anda top tapi di universitas, anda baru berdampak setelah keluar,” kata Sudarto dilansir Olenka.id Selasa (3/3/2026).
“Anda menghasilkan sesuatu, merubah proses bisnis sesuatu, menciptakan respect. Apakah LPDP menjamin nanti kalau mereka pulang sudah bekerja?,” tambahnya.
LPDP kata Sudarto harus bisa masuk ke dalam ekosistem tersebut, pihaknya masih mengkoordinasikan hal ini dengan berbagai pihak termasuk dengan Danantara untuk menciptakan ekosistem unggul supaya SDM jebolan LPDP bisa terakomodasi dengan baik.
“Maka kita bicara ekosistem itu yang terus kami bicarakan, kami dikoordinasikan, kami kerjasamakan saat ini dengan industri, termasuk dengan daerah-daerah. Sekali lagi, mungkin LPDP bagian dalam ekosistem itu. Sehingga kami bekerja bersama dengan untuk bisa membuat satu ekosistem yang unggul,” ujarnya.
Harus diakui, sekarang ini masih menganggur setelah menuntaskan studi di luar negeri, pihak LPDP belum merilis data tersebut, namun fenomena mismatch karier itu jamak ditemukan di masyarakat.
Ada beberapa faktor yang memicu fenomena tersebut salah satunya adalah ketidaksesuaian kompetensi dengan industri lokal hingga persyaratan pengalaman kerja yang ketat.
Baca Juga: LPDP Komitmen Perbaiki Sistem Monitoring Penerima Beasiswa
Hal itu memaksa beberapa jebolan LPDP mengambil pekerjaan paruh waktu atau pekerjaan di luar disiplin ilmu yang dipelajari selama studi di luar negeri demi bertahan hidup. Fenomena ini menunjukkan tantangan dalam menyerap talenta berpendidikan tinggi ke dalam industri lokal.