Selain fokus pada otot bagian atas tubuh, kata dr. Nadhira, latihan untuk otot kaki juga tidak boleh dilewatkan.

Menurut dr. Nadhira, kekuatan otot ekstremitas bawah sangat penting untuk menjaga fungsi gerak sehari-hari, terutama pada usia yang semakin bertambah.

"Jangan lupakan leg day. Kamu memang perlu melatih seluruh tubuh, tetapi semakin bertambah usia, latihan untuk otot ekstremitas bawah seperti quadriceps, hamstring, gluteus, dan betis menjadi sangat penting. Otot-otot ini berperan besar dalam functional movement sehari-hari, seperti jongkok dan naik tangga. Karena itu, utamakan latihan seperti squat, deadlift, atau lunges yang melibatkan beberapa kelompok otot sekaligus," katanya.

Frekuensi latihan juga tidak harus setiap hari. Menurut dr. Nadhira, latihan beban minimal dua kali dalam seminggu sudah mampu memberikan perubahan yang signifikan apabila dilakukan secara konsisten.

"Minimal latihan beban dua kali seminggu sudah memberikan pengaruh. Dua sesi latihan seluruh tubuh setiap minggu dapat meningkatkan kekuatan secara terukur, dan hasilnya biasanya mulai terasa setelah empat hingga enam minggu jika dilakukan secara konsisten," ungkapnya.

dr. Nadhira juga mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip progressive overload, yaitu secara bertahap meningkatkan beban atau intensitas latihan seiring meningkatnya kemampuan tubuh.

"Semakin kamu kuat, latihan resistensinya juga harus terus ditingkatkan. Jangan berhenti di beban yang sama, karena tubuh perlu tantangan baru agar massa otot terus berkembang," tutup dr. Nadhira.

Baca Juga: Dokter Gizi Ungkap Bahaya Skinny Fat, Risikonya Bisa Lebih Tinggi dari Obesitas