Bagaimana Terhindar dari Jebakan Lipstick Effect?
Walaupun membeli barang-barang mewah yang murah dapat memberikan efek kepuasan, penting untuk tetap menabung agar dapat membeli barang yang lebih besar dan memenuhi kebutuhan mendesak, apalagi di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.
Erik Marlisa melalui saluran YouTube The Financial Lyfe, memberikan beberapa tips agar terhindar dari jebakan lipstick effect. Berikut di antaranya:
1. Jangan Terjerumus Scarcity Mindset
Walaupun mungkin saat ini kamu merasa tidak berkelimpahan secara finansial, membayangkan dirimu dalam situasi berkelimpahan bisa membantu meredakan sebagian kecemasan dan mengurangi stres. Dengan menyadari adanya scarcity mindset dalam diri, kamu bisa mengubah perilakumu dan mengurangi pembelian yang tidak perlu.
2. Atur Budget untuk Keinginan
Jika saat ini kamu tidak memiliki dana hiburan untuk diri sendiri, ini adalah tanda untuk mulai membuat anggaran. Dengan adanya budgeting, kamu jadi lebih bijak mengelola pengeluaran untuk barang mewah kecil, setelah ketika dananya tersedia, kamu bisa membeli barang yang diinginkan tanpa merasa bersalah.
Baca Juga: Konsisten Dukung Perekonomian, Askrindo Beri Perlindungan UMKM di Bandung
3. Alasan Logis untuk Membeli
Alasan merupakan sesuatu yang penting dalam setiap pembelian produk atau jasa yang bukan kebutuhan pokok, terutama selama masa krisis ekonomi. Pikirkan alasan di balik pembelian: apakah benar-benar ingin membeli lipstik baru, atau sebenarnya ada kebutuhan lain yang lebih penting?
“Ingatlah, meskipun kita tidak bisa mengendalikan situasi ekonomi, kita tetap bisa mengendalikan reaksi kita terhadapnya,” ujar Erik.
Tanyakan pada diri sendiri apa yang bisa dilakukan untuk merasa lebih aman di tengah ketidakpastian ekonomi, apakah itu dengan menabung lebih banyak atau dengan menyusun anggaran hiburan yang lebih besar. Lagipula, jika pembelian lipstik dan kosmetik lainnya memang membuatmu merasa lebih baik dan bahagia, kenapa tidak?
“Tapi kemudian, terbitlah pertanyaan apakah uang bisa membeli kebahagiaan?” tukas Erik.