Membentuk kebiasaan makan anak ternyata tidak dimulai saat ia duduk di kursi makan atau ketika pertama kali mencoba MPASI. Prosesnya sudah dimulai jauh lebih awal, bahkan sejak dalam kandungan.
Hal ini disampaikan oleh dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, MPH, Dokter Spesialis Anak sekaligus pendiri platform kesehatan anak Tentang Anak dan situs penggalangan dana medis WeCare.id.
Menurut dr. Mesty, banyak orang tua belum menyadari bahwa pola makan selama kehamilan memiliki pengaruh besar terhadap preferensi rasa anak di kemudian hari.
“Banyak orang tua yang dari kehamilannya nih, makan seadanya, sedarangan atau sibuk kerja gitu. Padahal anak itu mengenal rasa itu di kehamilan. Jadi kalau kehamilannya bagus, makannya bagus, biasanya anaknya pas MPASI juga bagus.,” ungkap dr. Mesty, dikutip dari laman Instagram @tentanganak_id, Minggu (29/3/2026).
Pernyataan dr. Mesty ini menegaskan bahwa janin sudah mulai ‘belajar’ mengenali rasa dari apa yang dikonsumsi ibu. Artinya, kualitas nutrisi selama kehamilan bukan hanya berpengaruh pada pertumbuhan fisik, tetapi juga membentuk fondasi kebiasaan makan anak di masa depan.