Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan stok ketersediaan beras nasional saat ini tembus diangka 5,3 juta ton atau stok tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

Bahkan, ia mengklaim stok beras nasional berpotensi meningkat dalam waktu dekat yang diperkirakan mencapai 5,5 juta ton pada bulan depan.

"Mudah-mudahan bulan depan bisa mencapai 5,5 juta ton. Ini adalah tertinggi selama Republik ini merdeka," katanya, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga: Segel 250 Ton Beras Ilegal, Mentan Amran Tegas: Indonesia Tak Butuh Impor!

Tak hanya itu, Mentan turut menyoroti peningkatan kesejahteraan petani yang berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), nilai tukar petani (NTP) berada pada level tertinggi dalam 33 tahun terakhir.

Baca Juga: Pede! Mentan Pede Indonesia Ekspor Beras Tahun Ini

Terkait itu, ia mengatakan capaian tersebut menunjukkan adanya perbaikan pada sektor pertanian nasional selama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Sekarang naik 5,7% produk domestik bruto (PDB) sektor pertanian, tertinggi selama 25 tahun dan mungkin tertinggi sepanjang sejarah. Ini sangat tinggi," tambahnya.

Sementara itu, total produksi beras nasional saat ini mencapai 34,6 juta ton atau sejalan dengan catatan lembaga internasional, seperti Food and Agriculture Organization (FAO) dan United States Department of Agriculture (USDA).

"Jadi, tiga data dari dunia maupun nasional mengatakan produksi kita mencapai 34,6 juta ton dan itu surplus 4 juta ton," ujarnya lagi.

Ia pun menilai surplus produksi beras menjadi indikator penting keberhasilan program swasembada pangan yang dijalankan pemerintahan Prabowo.

"Inilah capaian pemerintah dalam waktu 1 tahun lebih dan itu sudah diumumkan oleh BPS," ungkapnya.