PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melakukan perubahan susunan direksi dan dewan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar beberapa hari lalu. Perubahan tersebut menjadi bagian dari langkah perseroan memperkuat transformasi bisnis dan mempercepat pemulihan kinerja perusahaan.
Dalam agenda perubahan pengurus perseroan, pemegang saham menyetujui pengangkatan Frans Dicky Tamara sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service. Sementara itu, Sugito Anjasmoro ditunjuk sebagai Komisaris baru perusahaan.
Perubahan tersebut sekaligus mengakhiri masa jabatan Eksitarino Irianto sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service. Adapun Frans Dicky Tamara sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Garuda Indonesia sejak Oktober 2025 sebelum kini beralih ke jajaran direksi.
Baca Juga: Garuda Indonesia Catat Rugi Bersih Rp718,53 Miliar
Direktur Utama Glenny Kairupan mengatakan susunan manajemen baru diharapkan mampu memperkuat langkah akselerasi perseroan menuju fase turnaround yang lebih solid.
Menurutnya, transformasi yang dijalankan perusahaan mulai menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi operasional maupun fundamental bisnis.
“Kami berharap susunan manajemen baru ini dapat mendukung percepatan transformasi Garuda Indonesia agar semakin kompetitif dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Glenny.
Baca Juga: Kolaborasi Strategis Perkuat Industri Pariwisata antara Klook bersama Garuda Indonesia dan InJourney
Sepanjang kuartal I 2026, Garuda Indonesia Group mencatat pendapatan usaha konsolidasian sebesar USD762,35 juta atau tumbuh 5,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan penerbangan berjadwal menjadi penyumbang terbesar dengan pertumbuhan 7,36 persen menjadi USD648,10 juta.
Perseroan juga berhasil menekan rugi bersih hingga 45,2 persen menjadi USD41,62 juta. Selain itu, jumlah penumpang yang diangkut Garuda Indonesia Group mencapai 5,42 juta penumpang pada kuartal pertama tahun ini.
Berikut susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi Garuda Indonesia hasil keputusan RUPST 2026:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
Komisaris Independen: Mawardi Yahya
Komisaris: Chairal Tanjung
Komisaris: Sugito Anjasmoro
Direksi
Direktur Utama: Glenny Kairupan
Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
Direktur Teknik: Mukhtaris
Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
Direktur Human Capital & Corporate Service: Frans Dicky Tamara
Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills