Ketua DPP Golkar Zulfikar Arse Sadikin menyatakan jika partainya setuju dengan usulan Presiden Prabowo Subianto untuk memangkas gaji para pejabat, seperti menteri hingga anggota DPR sebagai respons dampak konflik di Timur Tengah.
Menurutnya, langkah tersebut dinilai sebagai upaya penghematan APBN di tengah ketidakpastian global.
"Sebenarnya yang lebih menarik lagi itu, dalam keadaan seperti ini ya kita harus merevisi semua," ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).
Baca Juga: Sebagai Langkah Efisiensi, PDIP Minta Prabowo Potong Gaji Presiden Hingga Menteri Kabinet
Lanjutnya, ia mengatakan pengeluaran yang perlu dievaluasi, mencakup gaji pejabat hingga program di berbagai kementerian dan lembaga.
"Kebijakan, program, kegiatan kementerian/lembaga yang semuanya didanai oleh APBN itu dalam keadaan seperti ini harus direviu semua," ucapnya.
Diketahui sebelumnya, wacana pemotongan anggaran dilontarkan dari pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026).
Dalam rapat tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah tengah membahas langkah mitigasi terhadap kenaikan harga energi global yang dipicu oleh kondisi geopolitik.
Prabowo mencontohkan langkah penghematan yang dilakukan Pakistan, yakini memotong gaji pejabat dan membatasi operasional pemerintahan.
"Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR," ujar Prabowo.