2. Wimboh Santoso (2017–2022)
Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2017-2022, lahir di Boyolali, Jawa Tengah pada 15 Maret 1957. Dia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada tahun 1983. Wimboh lantas melanjutkan studinya di University of Illinois dan meraih gelar master di bidang Business Administration di tahun 1993 serta gelar Ph.D di bidang Banking Finance dari Loughborough University pada 1999.
Wimboh Santoso sempat menjabat sebagai Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan di Bank Indonesia pada 2010 hingga 2012. Ia juga pernah mengemban tugas sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia di New York dan Direktur Eksekutif International Monetary Fund pada tahun 2013. Saat ini, Wimboh masih aktif sebagai pengajar di beberapa universitas baik untuk program Sarjana maupun Pasca Sarjana.
Baca Juga: Lepas Jabatan Petinggi OJK, Ini Dia Sosok dan Perjalanan Karier Inarno Djajadi
3. Mahendra Siregar (Juli 2022 – Januari 2026)
Mahendra Siregar merupakan Ketua Dewan Komisioner OJK yang seharusnya bertugas selama periode 2022–2027. Sayangnya, pria pria kelahiran Bandung, Jawa Barat pada 17 Oktober 1962 tersebut resmi mengundurkan diri pada akhir Januari 2026 lalu. Mahendra resmi lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia jurusan Ekonomi Pembangunan pada tahun 1986. Selanjutnya, dia menempuh pendidikan pascasarjananya di Universitas Monash, Australia, untuk program Master of Economics dan lulus pada tahun 1991.
Mahendra menjabat sebagai diplomat (atase) di Departemen Luar Negeri sejak tahun 1986. Dia sempat ditugaskan sebagai Economic Third Secretary Kedutaan Besar Indonesia di London (1992–1995) dan duta informasi Kedutaan Besar Indonesia di Washington D.C. (1998–2001) sebelum bergabung dengan Kementerian Koordinator Perekonomian pada 2001. Berikut jabatan yang selanjutnya diemban oleh Mahendra Siregar:
- Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerjasama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional dari 2005 hingga 2009;
- Komisaris PT Dirgantara Indonesia (2003–2008) dan PT Aneka Tambang (2008–2009);
- Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), mendampingi Mari Elka Pangestu, pada 2009-2011;
- Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) pada 2011-2013;
- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2013 hingga 2014;
- Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat pada tahun 2019;
- Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) pada 25 Oktober 2019 hingga 19 Juli 2022.
4. Friderica Widyasari Dewi (Plt. Ketua, Februari 2026)
Saat ini, Friderica Widyasari Dewi menjabat sebagai Plt. Ketua Dewan Komisioner OJK. Friderica yang lahir di Cepu pada 28 November 1975 tersebut meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2001. Selanjutnya, dia mendapatkan gelar Master of Business Administration di tahun 2004 dari California State University, USA serta gelar Doktor di bidang studi Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan dari UGM pada tahun 2019.
Friderica telah menjalani lebih dari 10 tahun karir di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2005 hingga menjadi Direktur Pengembangan Pasar PT Bursa Efek Indonesia (2009-2015). Dia lantas menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 2015-2016; Direktur Utama PT KSEI pada 2016-2019; serta Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas tahun (2020-2022). Dia mengantongi sertifikat Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang dikeluarkan oleh OJK pada 2019.