Optimistis Ekonomi Lebih Tangguh, tetapi Tetap Waspada
Di sisi lain, Dimon mengakui bahwa ekonomi global saat ini memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan satu dekade lalu.
Salah satu penyebabnya adalah menurunnya ketergantungan terhadap energi sehingga sejumlah negara dinilai lebih siap menghadapi gejolak.
Namun, menurutnya kondisi tersebut bukan berarti pasar sepenuhnya aman dari potensi pembalikan arah secara tiba-tiba, terutama setelah gejolak besar yang sempat terjadi di pasar keuangan sepanjang tahun ini.
Soroti Belanja AI yang Terlalu Besar
Selain risiko geopolitik, Dimon juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap besarnya investasi kecerdasan buatan (AI) yang dilakukan perusahaan-perusahaan teknologi.
Menurutnya, investasi tersebut memang berpotensi menghasilkan dampak besar seperti internet di masa lalu. Namun, ia mempertanyakan apakah seluruh pengeluaran tersebut akan memberikan hasil sesuai harapan dan dalam waktu yang diperkirakan.
"Jumlah uang yang dihabiskan sangat besar. Akankah secara keseluruhan membuahkan hasil? Mungkin, sama seperti internet," ujar Dimon.
"Akankah membuahkan hasil seperti yang Anda harapkan dan sesuai jadwal yang Anda harapkan? Tentu tidak," lanjutnya.
Baca Juga: Bukan soal Uang, Ini 3 Pelajaran Kesehatan dari Laporan Miliarder JPMorgan