Direktur BCA, Haryanto T Budiman mengatakan, seorang pemimpin wajib memiliki beragam kemampuan, selain kemampuan secara akademik kemampuan penunjang lainnya juga juga sangat diperlukan seorang pemimpin.
Menjadi seorang pemimpin tidak bisa hanya bermodal kemampuan akademik. Kepintaran bukan menjadi kewajiban tunggal yang harus dipenuhi seorang pemimpin ada kemampuan lain yang dibutuhkan seorang pemimpin supaya organisasi yang diampu bisa berjalan sebagaimana mestinya. Skil yang dimaksud adalah kemampuan komunikasi.
Baca Juga: Cara Pandang Direktur BCA Soal Target
Tanpa komunikasi yang baik dan efektif, kepintaran akan menjadi sia-sia, sebab berbagai ide cemerlang yang terkonsep di otak tak bisa dikomunikasikan dengan baik, hal ini pula yang menimbulkan mispersepsi di tingkat anak buah.
“Pemimpin yang baik, pemimpin yang bisa berkomunikasi dengan baik. Percuma kamu pinter kalau nggak bisa berkomunikasi,” kata Haryanto dilansir Olenka.id Senin (5/1/2026).
Kemampuan berkomunikasi tak melulu soal pidato yang baik dan benar. Dalam sebuah organisasi komunikasi yang dibutuhkan dari seorang pemimpin adalah soal menyampaikan sesuatu yang kompleks dalam bahasa yang sederhana. Bahasa yang mampu ditangkap dan cerna bawahan.
Dengan demikian, maka bawahan akan menerjemahkan semua perintah dengan baik dengan mengaksesnya dengan presisi.
“Kita nggak usah jadi seperti pahlawan nasional kita, Bung Karno, yang sangat jago pada saat memberikan pidato. Bukan itu yang saya maksud,” ujarnya.
Baca Juga: Nicolas Maduro Diculik AS, Indonesia Mengecam Tindakan Trump
“Yang penting kita bisa mengkomunikasikan sesuatu yang kompleks dalam bahasa yang sederhana. Yang dimengerti oleh masyarakat luas,” tambahnya memungkasi.