Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, merespons keras tindakan alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas yang membuat pernyataan: cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan.
Purbaya menyesalkan pernyataan tersebut keluar dari pihak yang notabene mendapat pembiayaan pendidikan gratis dari pajak rakyat.
Baca Juga: Awal Tahun 2026, Menkeu Purbaya Umumkan Defisit APBN Melebar Jadi Rp54,6 Triliun
"Saya harapkan ke depan teman-teman yang dapat beasiswa LPDP, jangan menghina-hina negara lah. Jangan begitu. Itu uang dari pajak yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh," tegas Purbaya di sela konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Tak hanya itu, Menkeu Purbaya juga menyoroti suami Dwi Sasetyaningtyas yang diketahui merupakan alumnus LPDP dan diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusi setelah menamatkan studi.
Ia menjelaskan, LPDP telah melakukan pemanggilan dan akan meminta pengembalian seluruh dana beasiswa plus bunga kepada suami DS. Ia menambahkan, akan mem-blacklist suami DS tersebut. Bahkan, ia mengancam akan mem-blacklist suami DS agar tidak bisa bekerja di seluruh lembaga pemerintah.
"Dia (suami DS) sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai untuk beasiswa LPDP... Kalau dipakai untuk menghina negara ya kita minta uangnya dengan bunganya kalau gitu. Nanti saya juga akan blacklist dia, di seluruh pemerintahan gak akan bisa masuk," tambahnya.
Menkeu berharap, seluruh masyarakat khususnya penerima beasiswa LPDP tidak menghina negara Indonesia. Apalagi, beasiswa LPDP dikumpulkan dari pajak masyarakat dengan harapan bisa mewujudkan SDM Indonesia yang berkualitas.