Koleksi Sen Jadi Babak Terbaru Yukito

Pada 24 Juli 2026, Yukito memperkenalkan Vol. 4: Sen (garis) sebagai koleksi terbarunya. Koleksi ini mengeksplorasi permainan layering melalui kombinasi kemeja lengan panjang, vest, dan celana dengan potongan volume lebar.

Karakter koleksi Sen semakin diperkuat dengan aksentuasi sash yang menjuntai pada vest. Detail tersebut menghadirkan permainan garis vertikal ketika dipadukan dengan kemeja panjang atau tunic, sekaligus memberikan interpretasi baru terhadap estetika busana Jepang.

Sebelumnya, Yukito telah memperkenalkan tiga koleksi. Vol. 1 Kihon menjadi fondasi gaya harian melalui kemeja oversize dan celana straight cut. Kemudian Vol. 2 Haru no Kaze menghadirkan kemeja oversize dengan warna-warna earthy seperti sage dan olive.

Sementara itu, Vol. 3 Kage mengeksplorasi estetika serba hitam dengan potongan yang menyerupai Kimono serta celana ber-volume lebar. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan melalui Vol. 4 Sen dengan pendekatan layering yang lebih eksploratif.

Secara keseluruhan, Yukito kini memiliki 27 SKU yang terbagi dalam empat koleksi. Produk-produknya tersedia secara online melalui Shopee dan secara offline melalui berbagai bazar, termasuk partisipasinya dalam acara Semasa.

Untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, Yukito menawarkan produknya dalam rentang harga Rp299.000 hingga Rp549.000. Harga tersebut diposisikan sebagai pilihan yang kompetitif dengan tetap mempertahankan material serta pengerjaan jahitan lokal.

Konsep locally produced yang dibawa Yukito juga tidak berhenti pada penggunaan bahan lokal. Seluruh proses produksinya dikerjakan bersama konveksi dan penjahit UMKM, dengan kain yang diperoleh dari pemasok lokal.

Dengan pendekatan tersebut, pertumbuhan Yukito sekaligus menjadi bagian dari upaya memberdayakan pelaku UMKM yang berada di dalam rantai produksinya. Brand ini ingin membangun ekosistem kecil yang melibatkan berbagai pelaku usaha lokal, mulai dari pemasok bahan hingga tenaga konveksi dan penjahit.

Dave berharap perkembangan Yukito ke depan tidak hanya diukur dari pertumbuhan penjualan, tetapi juga dari kontribusinya terhadap industri fesyen lokal.

“Dengan antusiasme yang juga positif dari pengguna Yukito di seluruh Indonesia, kami berharap, Yukito bisa terus tumbuh bukan hanya sebagai brand tetapi bisa menjadi ekosistem kecil yang juga turut menghidupi industri, khususnya para pelaku UMKM sekitar yakni konveksi dan penjahit lokal. Kami ingin membuktikan bahwa produk UMKM Indonesia mampu memberikan kualitas yang baik dan tentunya menjawab kebutuhan para pengguna kami,” tutup Dave.

Baca Juga: Produksi 11 Jenama Fashion Lokal segera Hadir di Metro Department Store