Perjalanan Karier

Kiki Narendra mengawali kariernya di dunia hiburan dengan mempelajari seni peran di Teater Populer pada 2009. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 2012, ia mulai debut akting lewat film Hi5teria.

Sejak saat itu, kariernya berkembang pesat dengan membintangi berbagai film dari beragam genre. Ia tampil dalam judul-judul seperti Tampan Tailor, Night Bus, Suzzanna: Bernapas dalam Kubur, Keluarga Cemara, hingga Perempuan Tanah Jahanam dan Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan

Namanya juga semakin dikenal lewat film-film populer seperti Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Teka-Teki Tika, serta Kukira Kau Rumah.

Kiki juga cukup identik dengan genre horor. Ia terlibat dalam sejumlah film seperti KKN di Desa Penari, Ghost Writer 2, Pengabdi Setan 2: Communion, Jagat Arwah, hingga Mangkujiwo 2 dan Kereta Berdarah. 

Dalam beberapa tahun terakhir, ia tetap aktif lewat berbagai proyek seperti Pasar Setan, Kabut Berduri, hingga Pengepungan di Bukit Duri dan Jalan Pulang. Ia juga terlibat dalam film terbaru Ghost in the Cell (2026) sebagai Sapto.

Baca Juga: Arswendy Bening Swara & Rekam Jejak Kariernya di Dunia Film

Tak hanya di film, Kiki juga aktif di serial web. Ia pernah tampil dalam Tunnel, Loncat Kelas, Pertaruhan the Series, Yang Hilang dalam Cinta, Teluh Darah, hingga Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams.

Selain akting, Kiki sempat menjajal dunia musik. Pada 2012, ia bergabung sebagai gitaris dalam grup band Lucka yang mengusung genre rock, di mana hal ini menunjukkan sisi lain dari perjalanan kariernya di industri hiburan.

Kiki Narendra pertama kali masuk nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2020 berkat perannya sebagai Bambang dalam film Perempuan Tanah Jahanam (2019).

Sejak saat itu, namanya kembali muncul dalam nominasi Festival Film Indonesia 2021 lewat film Preman. Ia kemudian berhasil meraih penghargaan di ajang Piala Maya 2023 untuk kategori Penampilan Singkat nan Berkesan melalui perannya dalam Pengabdi Setan 2: Communion.