Growthmates, masih banyak masyarakat yang percaya bahwa konsumsi micin atau monosodium glutamate (MSG) dapat menyebabkan gangguan kesuburan hingga membuat seseorang sulit hamil.
Namun, anggapan tersebut ternyata belum didukung oleh bukti ilmiah yang kuat pada manusia.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Ivander Utama, F.MAS, SpOG, FICS, MSc (HumRepro), menjelaskan bahwa MSG pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan garam dapur.
Bahkan, kandungan natrium (sodium) di dalam MSG lebih rendah dibandingkan garam biasa.
Menurutnya, penelitian yang kerap dijadikan dasar anggapan bahwa MSG dapat mengganggu kesuburan sebenarnya dilakukan pada hewan percobaan, bukan pada manusia.
"Penelitian yang menunjukkan gangguan kesuburan akibat MSG itu bukan dilakukan pada manusia. Penelitian tersebut dilakukan pada tikus atau rodens dengan menggunakan dosis yang sangat besar, yaitu sekitar 300–400 kali lipat dari dosis yang biasa kita konsumsi sehari-hari," papar dr. Ivander, sebagaimana Olenka kutip dari laman Instagram pribadinya @ivanderutama, Jumat (31/7/2026).
dr. Ivander menjelaskan, dalam kondisi konsumsi normal, MSG tidak memberikan dampak signifikan terhadap kesuburan.
Baca Juga: Sederet Tips Kebugaran untuk Anda yang Berencana Hamil